Breaking News:

Paket Wisata Jangan Hanya Menyasar ASN

PHRI DIY menyambut baik digagasnya program paket wisata oleh Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY.

Penulis: Amalia Nurul F
Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo (tengah). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PHRI DIY menyambut baik digagasnya program paket wisata oleh Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY. Diharapkan paket wisata ini dapat menambah okupansi hotel di DIY.

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo mengatakan paket wisata ini diharapkan dapat membangkitkan pariwisata di Yogyakarta di masa pandemi. "Ya kita sambut baik hal itu untuk mendongkrak okupansi hotel, resto, dan membangkitkan pariwisata DIY. Di era Jogja Wajar Anyar (kenormalan baru) ini kita harus berdaptasi dengan kebiasaan baru," ujar Deddy, Kamis (27/5/2021).

Deddy berharap, paket wisata ini dapat segera direalisasikan. Namun, ia ingin agar program ini tak hanya menyasar ASN saja, melainkan juga masyarakat secara umum. "Program ini diharapkan bisa menggerakkan semua sektor pariwisata," tuturnya.

Disinggung soal kesiapan hotel dan restoran di DIY untuk mendukung program paket wisata, Deddy mengaku sebagian besar hotel dan restoran telah memiliki sertifikat CHSE. Dari sekitar 189 anggota PHRI, hanya kurang dari 50 anggota saja yang belum tersertifikasi.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Marlina Handayani mengatakan, paket wisata ini memang mengutamakan protokol kesehatan, CHSE, dan berdasar wilayah green zone.
"Kita sudah menyiapkan, yang akan kita sampaikan dalam program travel coridor itu sudah akan kita siapkan 25 paket. Paket ini kita kemas ini melibatkan semua destinasi yang sudah tersertifikasi. Tentunya destinasinya juga sudah menerapkan prokes," jelasnya.

Kemudian, terkait green zone, Marlina menerangkan hal itu berhubungan dengan ketersediaan paket yang banyak. Jika ternyata paket yang ditawarkan tak termasuk dalam wilayah green zone, paket tersebut langsung dialihkan ke wilayah yang memenuhi persyarakat. “Kita tawarkan yang green zone. Jadi kami spekulasi untuk membuat banyak paket karena itu," urainya. (amg)

Baca selengkapnya Tribun Jogja edisi Jumat (28 Mei 2021) halaman 03.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved