Breaking News:

Bisnis

Ketersediaan Bahan Pangan di DI Yogyakarta Tetap Terjaga Meskipun Permintaan Tinggi

Harga komoditi bahan pangan pokok di sejumlah pasar tradisional di DIY pekan keempat Mei 2021 masih mengalami fluktuasi.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA/MIFTAHUL HUDA
Ilustrasi pedagang bahan pokok di Pasar Beringharjo. Foto diambil Selasa (20/4/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM - Harga komoditi bahan pangan pokok di sejumlah pasar tradisional di DIY pekan keempat Mei 2021 masih mengalami fluktuasi.

Meski demikian, harga tersebut masih dibawah harga eceran tertinggi (HET).

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto menyatakan, pemicu fluktuasi harga beberapa bahan pangan tersebut karena masih tingginya permintaan konsumen yang didukung ketersediaan pasokan bahan pangan seiring masih terjadinya musim panen.

Adapun beberapa komoditi bahan pangan pokok yang mengalami fluktuasi seperti gula pasir Rp 12.300/Kg yang masih dibawah harga acuan Rp 12.500/Kg, minyak goreng Rp 13.700 menjadi Rp 14.300/liter.

Baca juga: Tingginya Permintaan dan Masa Panen Sebabkan Fluktuasi Harga Komoditas Bahan Pokok di DI Yogyakarta

Kemudian untuk daging sapi dari Rp 120 ribu menjadi Rp Rp 123.300/Kg, daging ayam broiler dari Rp 34.700 menjadi Rp 37.300 yang diatas HET sebesar Rp 35 ribu/Kg.

Telur ayam dari Rp 23.500 menjadi Rp 24.000/Kg atau sesuai HET yang diberlakukan hingga cabai merah keriting dari Rp 16.700 menjadi Rp 18.000/Kg

"Meskipun mengalami fluktuasi, tetapi kenaikannya masih dalam batas kewajaran alias tidak bergejolak," ujarnya Jumat (28/5/2021).

Sedangkan komoditi bahan pangan yang mengalami penurunan atau tekanan harga terjadi pada cabai merah besar dari Rp 26.000 menjadi Rp 24.700/g.

Baca juga: Wisatawan Keluhkan Harga Makanan di Pantai Baru Tak Wajar, Begini Respon Pemkab Bantul

Komoditi lain yang mengalami penurunan yakni cabai rawit merah dari Rp 29.300 menjadi Rp 25.3000 dan bawang merah dari Rp 26.000 menjadi Rp 25.300/Kg yang masih di di harga acuan Rp 32 ribu.

"Harga bawang merah dan bawang putih masih stabil kecuali bawang putih jenis sinco mengalami penurunan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Yanto mengungkapkan bahwa ketersediaan gula pasir yang dalam waktu dekat akan memasuki masa giling.  

"Permintaan memang sedikit mengalami peningkatan seiring dengan adanya hajatan walaupun tidak begitu tinggi dibanding tiga bulan kebelakang. Tapi ketersediaan komoditas bahan pangan secara umum di DIY masih cukup tersedia hingga saat ini," tambahnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved