Breaking News:

PSS Sleman

PSS Sleman Bagi-Bagi Bola ke Sejumlah SSB

DALAM rangka ulang tahun ke-45, PSS Sleman membagi 45 bola kepada 5 SSB di Sleman.

Dok PSS
PSS Development Centre sedang membagikan bola kepada SSB, di Lapangan Pandowoharjo, Sleman, Selasa (25/05/2021) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman gelar aksi bagikan 45 bola ke lima Sekolah Sepakbola (SSB) terkhusus di wilayah Sleman dalam rangka perayaan usia 45 tahun PSS. Masing-masing dari SSB tersebut menerima sebanyak sembilan bola sepak untuk dipakai berlatih.

Head of PSS Development Center, Guntur Cahyo Utomo menyebut aksi itu sebagai bentuk sinergitas PSS Sleman dengan SSB untuk turut membangun ekosistem sepak bola di DIY. “Makna penting dari program ini adalah kita bisa bersinergi,” kata Guntur, Selasa (25/5).

“Bola adalah simbol sinergi dengan pelaku sepakbola akar rumput yakni para SSB. Mereka akan jadi muara pertama yang nantinya bisa menjadi tulang punggung di first team PSS,” lanjut eks Asisten Indra Sjafri di Timnas U-19 tersebut.

Guntur ingin acara yang menjadi program awalan PSS Development Center dengan pelaku SSB ini, dapat berkelanjutan. Sehingga ke depan antara pihak PSS dan SSB dapat saling berkoordinasi dan berbagi pengalaman agar bisa menjalankan suatu program bersama.

“Sinergi ini akan berjalan dalam bentuk asistensi teknis, workshop bersama, coaching clinic, program trial, kompetisi bersama. Pada intinya kita bisa bareng-bareng menyiapkan calon pemain yang kompetitif, berkualitas dan siap bersaing di level yang lebih tinggi,” ucapnya.

Menurut Guntur, langkahnya tersebut ternyata disambut baik oleh semua SSB di Sleman, mereka juga yakin dengan sinergi tersebut dapat membangun para pemain lokal Sleman lebih percaya diri untuk tampil sebagai pemain profesional di masa yang akan datang.

“Luar biasa potensi yang dimiliki Sleman. Kami datang selalu disambut dengan hangat. Ini bagian dari kegundahan mereka, bagaimana mengakses PSS. Ini menjadi kabar yang menyenangkan bahwa kita bisa kolaborasi bersama untuk program berikutnya,” tegas Guntur.

Guntur berharap, para pemain usia dini lebih bersemangat termotivasi untuk belajar dan berlatih lebih baik. Jadi awal untuk mereka para pelaku sepakbola supaya punya referensi tambahan dan menambah motivasi untuk kerja keras demi sepakbola lebih baik lagi di Sleman. (tsf)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Kamis (27 Mei 2021) halaman 10.

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Agus Wahyu
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved