Kabupaten Kulon Progo

Uji Coba Pasar Rakyat di Bandara YIA Direncanakan Mulai Awal Juni 2021

Pasar rakyat merupakan bentuk kerjasama antara PT Angkasa Pura I dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo. 

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Uji coba pembukaan pasar rakyat di Kompleks Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA), Temon, Kabupaten Kulon Progo rencananya akan dilakukan pada awal Juni 2021.

Di dalam uji coba tersebut akan melibatkan sejumlah pelaku UMKM sehingga langkah-langkah konkret perlu dipersiapkan lebih intensif. 

Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana mengatakan pasar rakyat merupakan bentuk kerjasama antara PT Angkasa Pura I dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo

Nantinya produk-produk UMKM akan ditawarkan ke konsumen untuk meningkatkan perekonomian di wilayah setempat. 

Baca juga: Pemda DIY Izinkan Rute Penerbangan Langsung YIA-Singapura

Pasar rakyat akan menempati lahan kosong yang ada di antara gedung parkir dan terminal bandara. 

Lokasinya berada persis di atas bangunan underpass yang ada di sisi barat terminal penumpang Bandara YIA sehingga tidak masuk dalam kawasan steril. 

Dengan begitu masyarakat umum dapat menikmati pasar rakyat tersebut. 

Sebab tren masyarakat yang mengunjungi Bandara YIA tidak hanya mereka yang mengakses penerbangan melainkan masyarakat yang berwisata untuk melihat pesawat yang mendarat maupun terbang. 

Lebih lanjut, rencananya uji coba pembukaan Pasar Rakyat akan berlangsung selama sepekan. 

Apabila banyak peminatnya maka Pasar Rakyat dibuka setiap hari. 

Baca juga: Warga Terdampak Pembangunan YIA di Kulon Progo Tangkap Peluang Bisnis Transportasi

"Karena sifatnya baru uji coba, kami menggandeng pelaku UMKM yang mau-mau dulu saja. Nanti setelah uji coba selama seminggu dan hasilnya banyak peminatnya pasar rakyat bisa dibuka setiap hari dan menggandeng pelaku UMKM yang lain," kata Fajar, Rabu (26/5/2021). 

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo, Sri Harmintarti mengatakan dari sisi kesiapan UMKMnya, sudah ada sebanyak 200 produk yang sudah dikurasi oleh dinas.

Hasil produknya meliputi makanan, craft maupun fashion. 

Ia menyebut dari kualitas, legalitas, kemasan dan kapasitas produksi sudah lolos kurasi. 

Tinggal mekanisme masuk di Pasar Rakyat bagaimana pihaknya mengikuti saja. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved