Breaking News:

IBL

Bangganya David Singleton Pada Bima Perkasa

Tangan dinginnya mampu menjadikan BPL tim yang diperhitungkan. Namun, apakah dia tetap membesut BPJ musim depan?

Dok. Bima Perkasa
Pelatih Bima Perkasa, David Singleton. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Langkah Bima Perkasa Jogja (BPJ) harus terhenti setelah kalah dari Louvre Dewa United Surabaya 67-56 pada game ketiga babak Playoff IBL Pertamax 2021 di Britama Arena Mahaka Square, Jakarta Utara, Selasa (25/5/2021). 

Namun, bagi sang pelatih David Singleton, kebanggaannya kepada tim ini tidak luntur sedikitpun. Dia percaya, jika berada di langkah yang tepat, fokus tinggi, dan saling percaya, BPJ akan menjadi tim yang berbahaya pada musim kompetisi selanjutnya.

"Barangkali hanya kami yang lima pemainnya cedera selama musim ini, tapi kami tetap struggle. Kami juga kehilangan M Thoyib pada babak playoff. Saya bangga pada tim ini," ucapnya dinukil dari iblindonesia.com.

Dia mengakui, serangan tim asuhannya tidak bagus pada kuarter pertama. BPJ kemudian mampu bangkit pada kuarter ketiga. "Tapi kami kembali gagal pada kuarter keempat," ucap David pada sesi jumpa pers virtual seusai laga.

Tangan dinginnya mampu menjadikan BPL tim yang diperhitungkan. Namun, apakah dia tetap membesut BPJ musim depan? David hanya mengatakan bahwa dia harus berbicara terlebih dulu dengan manajemen.

Meski gagal melaju ke semifinal, BPJ tetap mendapat apresiasi lebih dan mampu menorehkan nama David Singleton sebagai coach of the year dan Samuel Devin Susanto meraih gelar rookie of the year. (*)

Penulis: Tribun Jogja
Editor: Hendy Kurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved