Kota Yogyakarta

Wacana Penutupan Perlintasan Sebidang Lempuyangan, Legislatif Berharap Pemkot Tidak Tergesa-gesa

Kalangan legislatif meminta pada Pemkot Yogyakarta, agar tidak tergesa-gesa mengambil keputusan soal wacana menutup perlintasan sebidang Lempuyangan.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Suasana perlintasan sebidang di Lempuyangan, Kota Yogyakarta, Minggu (23/5/2021) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kalangan legislatif meminta pada Pemkot Yogyakarta, agar tidak tergesa-gesa mengambil keputusan soal wacana menutup perlintasan sebidang Lempuyangan.

Sebab, masih dibutuhkan kajian dan rangkaian uji coba.

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Yogyakarta, Sigit Wicaksono menyampaikan, penutupan perlintasan sebidang memang harus dilaksanakan, karena sudah ditetapkan oleh pusat.

Namun, daerah tetap wajib melihat kondisinya dahulu.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Kaji Penutupan Perlintasan Sebidang di Lempuyangan

"Prinsipnya, itu aturan dari pusat, mau tidak mau, ya harus dilaksanakan, di setiap perlintasan. Tapi, dipikirkan dulu, alternatifnya, dampaknya," katanya, Minggu (23/5/2021).

Pihaknya pun mendukung sikap Pemkot, yang hingga kini masih terus mematangkan kajian dan tidak gegabah dalam memutuskan.

Apalagi, masyarakat pun tampaknya masih memerlukan jalur di bawah fly over Lempuyangan itu.

"Jadi, manajemen lalu lintasnya harus matang. Semisal itu belum bisa diantisipasi, ya jangan dulu. Nanti saja, sambil menunggu persiapannnya matang lah," ungkap Sigit.

Baca juga: PT KAI Daop 6 Yogyakarta Gelar Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang Stasiun Lempuyangan

"Kalau manajemen lalu lintasnya sudah siap, koordinasi dengan pihak-pihak di luar pemerintahan juga beres, saya rasa itu (penutupan) baru bisa dilakukan," imbuhnya.

Politisi Partai Nasional Demomrat tersebut mengatakan, Pemkot Yogyakarta sejatinya punya pengalaman mengatasi hal seperti itu.

Satu di antaranya, saat memutuskan penerapan skema giratori di ruas-ruas jalan sekitaran Malioboro.

"Itu kan juga tidak harus langsung ditutup. Simulasikan dulu, seperti jalur satu arah di seputaran Malioboro kemarin. Itu kan ada ujicobanya, dilihat seperti apa, kemudian carikan solusi dan alternatifnya bagaimana," ujarnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved