Breaking News:

Umbul Cokro Klaten Kembali Beroperasi, Omzet Persewaan Pelampung Ban Banjir Order

Pantauan Tribun Jogja di obyek wisata Umbul Ingas Cokro itu, Senin (24/5/2021) sekitar pukul 13.30 WIB tampak pengunjung memadati area obyek wisata.

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Siswanto seorang penyedia persewaan pelampung di Umbul Ingas Cokro saat berada di lapak miliknya, Senin (24/5/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Obyek Mata Air Cokro (OMAC) atau yang juga dikenal dengan sebutan Umbul Ingas Cokro yang berada di Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, kembali beroperasi mulai pertengahan Mei 2021.

Obyek wisata air ini kembali beroperasi setelah sempat tutup sejak satu tahun terakhir akibat terjangan pandemi COVID-19 di Indonesia termasuk Kabupaten Klaten.

Pantauan Tribun Jogja di obyek wisata Umbul Ingas Cokro itu, Senin (24/5/2021) sekitar pukul 13.30 WIB tampak pengunjung memadati area obyek wisata.

Baca juga: UPDATE Tol Yogya-Solo, 10 Bidang Tanah di Temanggal 2 Kalasan Sleman Belum Dapat Ganti Untung

Pengunjung itu berkumpul bersama para sanak familinya di bawah rindangnya pepohonan. Sejumlah area kolam pemandian anak-anak dan dewasa juga diramaikan oleh pengunjung.

Beroperasinya Umbul Cokro itu membawa berkah tersendiri bagi pedagang dan penyedia persewaan pelampung di obyek wisata air tersebut.

Seorang penyedia persewaan pelampung, Siswanto mengaku jika dalam sehari bisa meraup rezeki hingga Rp200 ribu dari hasil sewa ban pelampung tersebut.

"Alhamdulillah, sejak mulai buka ekonomi warga kembali menggeliat, termasuk kami para pedagang dan penyedia pelampung dan tikar. Saya sehari bisa dapat sewa hingga Rp200 ribu," ujarnya saat berbincang dengan Tribun Jogja di obyek wisata itu, Senin (24/5/2021).

Sejumlah pengunjung menikmati wahana air yang tersedia di Umbul Ingas Cokro, Klaten, Senin (24/5/2021)
Sejumlah pengunjung menikmati wahana air yang tersedia di Umbul Ingas Cokro, Klaten, Senin (24/5/2021) (TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan)

Ia menjelaskan, ban pelampung yang ia sewakan dipatok Rp5 ribu per unitnya. Pengunjung bebas memakai ban pelampung itu untuk berenang di obyek wisata selama berjam-jam.

"Harga sewanya cuma Rp5 ribu, tak ada beda ukurannya, sama saja harganya," ungkap dia.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan pendapatan sewa pelampung di waktu normal sebelum pandemi, jauh menurun.

Halaman
12
Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved