Breaking News:

Sambut Hari Lansia Nasional, Dinsos DIY Beri Jaminan Sosial Kepada 1.000 Lansia Selama 6 Bulan

Berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) DIY, terdapat 37.442 orang lanjut usia (lansia) terlantar pada 2019 yang tersebar di

dokpri.(instagram @dinassosialdiy)
Salah satu kegiatan Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial DIY di Sleman (19/5/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) DIY, terdapat 37.442 orang lanjut usia (lansia) terlantar pada 2019 yang tersebar di 5 kabupaten/kota di DIY.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial DIY, Sigit Alifianto, mengatakan Dinsos DIY pun lebih memfokuskan pelayanannya pada lansia terlantar ini.

Pelayanan terbagi dua, yakni di dalam dan di luar panti. Untuk di dalam panti, Dinsos DIY melakukan pelayanan di 2 unit balai pelayanan sosial tresna werda, yang bertempat di Kasongan dan Pakem.

Selain itu, Dinsos Kota Yogyakarta sendiri memiliki panti sosial tresna werda yang terletak di Giwangan.

Baca juga: Gelar Table Top, Dinpar Bantul Optimis Dongkrak Pariwisata hingga Ekonomi Pelaku Wisata

"Di dalam panti ini kami sendiri memiliki kapasitas 320 orang, sementara di Kota Yogyakarta sekitar 50 orang," ujar Sigit kepada Tribunjogja.com, Senin (24/5/2021).

Adapun untuk pelayanan di luar panti ditangani oleh 36 lembaga kesejahteraan sosial (LKS) yang memang bergerak untuk melayani lansia terlantar yang ada di wilayah masing-masing.

"Di DIY alhamdulillah untuk angka harapan hidup lansia di atas rata-rata nasional. Pada 2018 angka harapan hidup lansia di DIY 74,74 tahun, kemudian 2019 menjadi 74,92. Jadi angka harapan hidup lansia di DIY itu makin tinggi, makanya banyak pensiunan tinggal di DIY," bebernya.

Pada peringatan hari lanjut usia nasional (HLUN) tingkat provinsi ke-25 pada Juni mendatang, Sigit menyampaikan, Dinsos DIY akan meluncurkan beberapa program pelayanan khusus bagi para lansia.

"Akan kami launching di Kabupaten Sleman yang menjadi tuan rumah pada Juni nanti. Bantuan mulai diberikan mulai Juli hingga akhir tahun 2021," ungkapnya.

Ia menyebutkan, bentuk pelayanan yang akan diberikan di antaranya, bantuan jaminan sosial lanjut usia yang akan diberikan selama 6 bulan. Dalam satu bulan diberikan uang tunai Rp200 ribu untuk 1.000 lansia di 5 kabupaten/kota.

Kedua, Dinsos DIY akan memberikan bantuan bedah kamar untuk lansia terlantar. Bantuan ini diberikan kepada 50 orang lansia.

Baca juga: Pembangunan Pelabuhan Gesing di Gunungkidul Masuk Tahap Pengadaan Lahan

Ketiga, ialah permakanan fasilitasi homecare untuk 700 lansia.

Sementara, HLUN yang jatuh pada 29 Mei mendatang mengangkat tema 'Lansia Bahagia Bersama Keluarga'. "Artinya keluarga merupakan tempat terbaik kepada lansia," imbuh Sigit.

"Marilah kita keluarga atau lingkungan masyarakat yang memiliki tetangga para lansia, marilah kita memerhatikan mereka. Karena bagaimana pun kita ada karena ada mereka. Tugas kita adalah memerhatikan mereka, memberi kasih sayang, walaupun mereka bukan saudara atau orang tua kandung kita, tetapi sebagai orang Indonesia yang berjiwa sosial, marilah kita memerhatikan lansia kita bukan hanya yang di dalam rumah, tetapi juga yang di luar rumah," papar Sigit. (uti) 

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved