Tiap Pagi Buruh Tani di Sleman Luangkan Waktu Berdiri Sikap Sempurna Menyanyikan Indonesia Raya 

Tiap pukul 10.00, mereka meluangkan waktu berdiri tegak dan mengambil sikap sempurna, untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Sejumlah buruh Tani berdiri tegak dan sikap sempurna, menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya di area lahan pertanian holtikultura di Pakem, Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sejumlah buruh tani di Pakem, Kabupaten Sleman memiliki kebiasaan baru.

Tiap pukul 10.00, mereka meluangkan waktu berdiri tegak dan mengambil sikap sempurna, untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Kebiasaan ini sesuai dengan gerakan "Indonesia Raya Bergema" yang dicanangkan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Tokoh Petani Milenial Pakem, Dwi Susilawati Wati, mengungkapkan, kebiasaan baru buruh tani mengumandangkan Indonesia Raya dilakukan sejak kemarin.

Tepatnya, ketika Gerakan Indonesia Raya Bergema mulai dicanangkan.

Baca juga: Taman Budaya Gunungkidul Diproyeksikan Rampung Lebih Awal dari Target

Tujuannya, selain mengikuti arahan Ngarso Dalem, mengumandangkan Indonesia Raya juga sebagai upaya untuk menanamkan rasa bangga kepada Petani dengan bangsanya, yaitu Indonesia. 

"Dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, mereka bangga dengan bangsanya sendiri. Apalagi, semangat Indonesia untuk bangkit, di tengah keterpurukan masa pandemi ini," kata dia, Jumat (21/5/2021). 

Susi adalah tokoh pertanian di Pakem, Kabupaten Sleman. Ia mengaku sudah berkecimpung dan mengembangkan dunia pertanian selama 21 tahun.

Saat ini, dirinya sudah memiliki buruh tani, yang direkrut dari masyarakat lokal sebanyak 150 orang. Lahan pertanian holtikulturanya, tersebar di Harjobinangun dan Candibinangun, Pakem. 

Saat gerakan "Indonesia Raya Bergema" dicanangkan, buruh tani yang bekerja di lahan pertanian miliknya, diberikan waktu istirahat untuk mengumandangkan Indonesia Raya setiap pukul 10.00.

Pelaksanaannya, dikoordinir oleh mandor masing-masing. 

Menurut Susi, sikap sempurna menyayikan lagu Indonesia raya sangat penting. Untuk mengamalkan dan memupuk semangat, patriotisme, gotong-royong dan idealisme Indonesia.

Semua itu, baginya terangkum dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selain itu, lagu Indonesia Raya dikumandangkan rutin sebagai pengingat. 

"Kadang kan Pancasila saja mereka lupa. Adanya gerakan ini, mereka juga tergerak. Meskipun sepuh, meskipun petani, tapi tetap semangat mematuhi dawuh Ngarso Dalem," tuturnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved