Breaking News:

Sepekan Terakhir di Bulan Mei, Stasiun Geofisika BMKG Sleman Catat Ada 18 Peristiwa Gempa

Dalam sepekan terakhir PGR VII Stasiun Geofisika (Stageof) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sleman mencatat ada 18 kejadian gempa

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
ist
Ilustrasi gempa bumi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam sepekan terakhir PGR VII Stasiun Geofisika (Stageof) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sleman mencatat ada 18 kejadian gempa dengan rentan kekuatan magnitudo antara 1.4 hingga 4.0 magnitudo.

Kasi Observasi Stasiun Geofisika BMKG Yogyakarta, Budiarto mengatakan, pengamatan selama sepekan itu dilakukan sejak tanggal 14 Mei hingga 20 Mei 2021.

Baca juga: Ditinggal Pemiliknya Salat Magrib di Masjid, Sepeda Raib Digasak Maling

"Pada periode pengamatan tersebut tidak terdapat gempabumi dirasakan, namun terdapat peningkatan aktivitas gempabumi di wilayah Gunungkidul dan Malang," katanya, melalui keterangan resmi Jumat (21/5/2021)

Budiarto menjelaskan, dari jumlah kegempaan yang terpantau, rata-rata kedalaman gempa antara 8 hingga 86 Kilometer.

Dengan rincian 17 gempa berada di kedalaman kurang dari 60 Kilometer, dan 1 gempa terjadi di kedalaman antara 60 sampai 300 Kilometer.

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi 21 Mei 2021, Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran Jarak Luncur 2 Km

Dari data yang tersaji, ada tiga gempa yang letaknya bukan pada perairan sementara 15 gempa lainnya terjadi di wilayah perairan.

"Kami amati telah terjadi peningkatan aktivitas kegempaan," pungkasnya. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved