Breaking News:

Kabupaten Gunungkidul

Jabatan Kosong Sebabkan Pemkab Gunungkidul Lakukan Rotasi-Mutasi

Pemkab Gunungkidul berencana melakukan rotasi-mutasi jabatan di lingkungannya.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul berencana melakukan rotasi-mutasi jabatan di lingkungannya.

Belum diketahui kapan persisnya proses tersebut dimulai, meski demikian susunan panitia seleksi kini sudah terbentuk.

Kepala Bidang (Kabid) Status Kinerja dan Kepegawaian, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul Iskandar menjelaskan penyebab rotasi-mutasi dilakukan.

"Memang terdapat beberapa jabatan yang kosong, lantaran ada yang pensiun hingga dimutasi," katanya dihubungi pada Jumat (21/05/2021).

Baca juga: Wawancara Eksklusif : Kadinkes Gunungkidul Dewi Irawaty Tekankan Kepatuhan Prokes

Menurut Iskandar, rencana pengisian jabatan sudah lama dilakukan. Namun pelaksanannya mengalami penundaan lantaran berbagai hal, salah satunya karena ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gunungkidul tahun lalu.

Terkait posisi yang kosong saat ini, ia mengaku tidak mengetahui rincian persisnya. Menurutnya, hal itu lebih diketahui oleh Kabid Mutasi BKKP Gunungkidul, Agus Sumaryono.

"Beliau lebih mengetahui soal rotasi-mutasi ini," kata Iskandar.

Terpisah, Agus membenarkan pula alasan di balik rencana rotasi-mutasi tersebut.

Namun rupanya ia mengaku juga belum mengetahui secara rinci tentang apa saja posisi yang akan terkena proses tersebut.

Sebab menurutnya hal itu lebih diketahui oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul Drajad Ruswandono. Sebelumnya Bupati Gunungkidul Sunaryanta menyebut sudah membahas hal tersebut dengan Heri Susanto sebagai Wakil Bupati dan Drajad.

Baca juga: Sebanyak 119 Jabatan di Pemkab Gunungkidul Akan Dilakukan Rotasi-Mutasi

"Jadi sampai saat ini kami belum tahu, posisi apa saja yang akan dirotasi-mutasi," jelas Agus.

Sunaryanta menyebut setidaknya ada 119 posisi yang akan mengalami rotasi-mutasi.

Ia menjamin prosesnya akan berlangsung profesional, karena menurutnya panitia akan bekerja secara maksimal.

Meski demikian, ia mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mengikuti prosesnya sesuai aturan. Ia menegaskan jangan ada minta-minta hingga jual-beli jabatan.

"Jangan sampai ada pelanggaran, jika terbukti ada yang terlibat akan saya copot," kata Sunaryanta.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved