Breaking News:

BREAKING NEWS: Melalui Penasihat Hukum, Pengirim Sate Beracun Sampaikan Permintaan Maaf ke Bandiman

ihak NA (25), tersangka kasus paket sate beracun sianida akhirnya buka suara. Penasihat hukum NA, R Anwar Ary Widodo dirinya dan timmnya sudah

Kolase Tribunjogja.com | Kompas.com | Miftahul Huda | Markus Yuwono
Kabar Bandiman Pengemudi Ojol yang Anaknya Jadi Korban Paket Sate Sianida 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pihak NA (25), tersangka kasus paket sate beracun sianida akhirnya buka suara.

Penasihat hukum NA, R Anwar Ary Widodo dirinya dan timmnya sudah mendampingi tersangka sejak 10 Mei 2021 lalu.

Pihaknya pun selalu berkomunikasi secara intens dengan NA maupun keluarga NA di Majalengka.

Anwar mengatakan pihaknya akan menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan. 

Baca juga: Seorang Ibu di Yogyakarta Lelang Mobilnya untuk Bantu Palestina, Buka Harga Mulai Rp 80 Juta

Untuk menghormati proses hukum tersebut, ia tidak akan pernah membuka fakta-fakta hukum terkait kasus kliennya di luar persidangan.

Menurut dia, tempat yang tepat untuk mengungkap fakta-fakta hukum adalah di persidangan. 

"Kami akan bersikap profesional, tidak menggiring opini, membuat opini, atau membuat argumentasi yang tidak jelas arah tujuannya. Yang nantinya dapat menggangu proses penyidikan yang sedang berlangsung, dan membuat tidak obyektifnya sebuah perkara," katanya, Jumat (21/05/2021).

Selaku penasihat hukum yang mewakili NA dan keluarga besar NA, Anwar menyampaikan permintaan maaf  yang sebesar-besarnya kepada Bandiman.

Sebab akibat peristiwa tersebut putra bungsu Bandiman, NFP (10) meninggal dunia. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved