Breaking News:

Bisnis

Bank Indonesia DIY Sebut Pemulihan Ekonomi Masih Bergantung dengan Aspek Kesehatan

Kesuksesan vaksinasi COVID-19 merupakan game changer untuk pemulihan ekonomi.

Pixabay.com / Gerd Altmann
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemulihan ekonomi sangat bergantung pada aspek kesehatan.

Maka dari itu diperlukan adanya gotong royong dari masyarakat untuk mempercepat pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19.

Deputi Kepala Perwakilan BI DIY Miyono meyakini kesuksesan vaksinasi COVID-19 merupakan game changer untuk pemulihan ekonomi.

Namun demikian, meski vaksinasi telah berjalan, penegakan protokol kesehatan tetap harus ditingkatkan agar pandemi cepat selesai.

Baca juga: Ekonomi di DI Yogyakarta Triwulan I 2020 Melesat 6,14 Persen 

Sementara langkah pemerintah melakukan pembatasan pergerakan manusia adalah untuk kepentingan kesehatan.

Jika kesehatan tumbuh baik, maka pemulihan ekonomi juga akan meningkat.

Selain aspek kesehatan, Miyono menyampaikan percepatan pemulihan ekonomi di DIY juga dapat ditempuh dengan membuka sektor produktif secara dan aman dan bertahap.

Adapun sektor yang dibuka adalah yang memberikan nilai tambah tinggi namun memiliki risiko penyebaran COVID-19 yang relatif rendah.

"Dalam hal ini pembukaan kembali sektor pariwisata perlu dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan pelaksanaan protokol kesehatan dilakukan secara ketat dan konsisten," ujarnya.

Baca juga: Rangsang Pertumbuhan Ekonomi, Sri Sultan Minta Warga DIY Tak Belanja di Luar Daerah

Adapun pemerintah telah berkomitmen untuk meningkatkan anggaran program PEN pada 2021 menjadi Rp533,1 triliun sehingga perlu kolaborasi dari seluruh pihak agar mengawal program PEN agar dapat terealisasi secara optimal.

Terkait hal tersebut, BI DIY pun terus mengawal penyerapan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) agar terealisasi secara merata dan mampu menjaga daya beli masyarakat.

"Dalam mengambil momentum dari pandemi untuk mempercepat transformasi digital, kami meyakini bahwa pandemi Covid-19 telah mempercepat implementasi digitalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Jadi penting bagi seluruh pihak untuk berkolaborasi agar memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam perubahan menuju peradaban baru ini," tambahnya.( Tribunjogja.com )

Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved