Breaking News:

Pembunuhan Bocah di Temanggung

FAKTA-FAKTA Pembunuhan Bocah 7 Tahun di Temanggung, Orang Tua Percaya Anaknya Keturunan Genderuwo

Sungguh nahas nasib A. Usianya baru tujuh tahun ketika dia ditemukan meninggal di rumahnya sendiri lantaran dibunuh orangtuanya. Mungkin saja, kedua

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Iwan Al Khasni
Shutterstock via bangka pos
Ilustrasi tewas 

4. Percaya sang anak hidup lagi

Kesaksian Sugeng yang didapat dari keterangan H dan B, A telah ditenggelamkan sebanyak empat kali sejak pertama kali M berkonsultasi kepada H dan B sekitar Januari 2021.

Pada saat itu ritual pertama berupa menenggelamkan A di bak mandi tidak berpengaruh dengan kesehatan A.

Begitu pula dengan ritual kedua dan ketiga, saat itu A masih sanggup menahan serangkaian ritual itu semua.

"Sebelum ditenggelamkan di bak mandi, A itu juga sempat diminta untuk mandi kembang tengah malam. Lalu ditenggelamkan di bak mandi empat kali. Pertama sampai ke tiga gak apa-apa," ujarnya.

"Setelah keempat kalinya mungkin tubuhnya lemah, terus dia pingsan. Gak sadarkan diri lama sekali," imbuhnya.

Dari penuturannya, ritual yang keempat itu dilakukan oleh B yang tak lain adalah rekan H sesama dukun.

Melihat A sudah tak sadarkan diri, B kemudian meminta M untuk memanggil H agar segera menangani insiden tersebut.

Begitu sampai di rumah korban, H sadar jika A sudah tidak sadarkan diri.

Namun bukannya merasa bersalah, H justru menjanjikan kepada M akan menghidupkan kembali anaknya yang telah meninggal dunia tersebut.

"Yang paling lama menenggelamkan A ke bak mandi itu B. Sampai akhirnya tak sadarkan diri. Lalu M memanggil H. Tapi dia bilang, tenang-tenang gak usah bingung, nanti tak hidupkan lagi," terang Sugeng.

Masih kata Sugeng, saat itu H meminta M untuk membersihkan tubuh anaknya dan diminta untuk menaruh jenazahnya di dalam kamar dengan ditutupi sebujur kain.

"Dia bilang, supaya jenazah A dibersihkan dulu, dirawat dulu. Setelah bersih dijanjikan akan dihidupkan lagi," bebernya.

( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved