Breaking News:

Pembunuhan Bocah di Temanggung

FAKTA-FAKTA Pembunuhan Bocah 7 Tahun di Temanggung, Orang Tua Percaya Anaknya Keturunan Genderuwo

Sungguh nahas nasib A. Usianya baru tujuh tahun ketika dia ditemukan meninggal di rumahnya sendiri lantaran dibunuh orangtuanya. Mungkin saja, kedua

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Iwan Al Khasni
Shutterstock via bangka pos
Ilustrasi tewas 

Hanya saja, Kepala Desa Bajen, Sugeng mengatakan sejak awal warga sekitar memang merasa kurang nyaman dengan keberadaan dua orang yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka itu.

B dan H mengklaim mereka bisa menyembuhkan segala penyakit dengan kemampuannya.

Entah mendapat ilham dari mana, kedua orang tua A, M dan S berupaya berobat ke B dan H karena merasa A ini adalah anak nakal.

Dari keterangan Sugeng, B dan H mengklaim bahwa A adalah anak genderuwo.

Sebagai pembuktian pernyataan itu, H kemudian menyuruh A untuk memakan bunga mahoni dan beberapa cabai.

Saat itu, A tidak merasa pahit. Maka, kedua orang tuanya semakin yakin bahwa A adalah anak genderuwo.

Melihat hal itu orang tua A semakin percaya jika anaknya bermasalah dan harapan dia kepada B dan H untuk menyembuhkan buah hatinya semakin tinggi.

Kemudian ritual menenggelamkan A di bak mandi pun dimulai, dengan keyakinan jika itu satu-satunya cara untuk meruwat A dari keberadaan genderuwo.

"Menurut pengakuan A dimasukan ke bak mandi empat kali. Pertama gak apa-apa, kedua dan ketiga juga gak apa. Pas yang keempat mungkin karena terlalu lama korban ini akhirnya pingsan," kata Sugeng.

Diduga, mereka melakukan kegiatan sadis itu di bulan Januari 2021.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved