Breaking News:

Pembunuhan Bocah di Temanggung

FAKTA-FAKTA Pembunuhan Bocah 7 Tahun di Temanggung, Orang Tua Percaya Anaknya Keturunan Genderuwo

Sungguh nahas nasib A. Usianya baru tujuh tahun ketika dia ditemukan meninggal di rumahnya sendiri lantaran dibunuh orangtuanya. Mungkin saja, kedua

Shutterstock via bangka pos
Ilustrasi tewas 

TRIBUNJOGJA.COM - Sungguh nahas nasib A. Usianya baru tujuh tahun ketika dia ditemukan meninggal di rumahnya sendiri lantaran dibunuh orangtuanya.

Mungkin saja, kedua orang tua A, yakni M dan S tidak berniat membunuh. Mereka hanya meminta dukun B dan H untuk meruwat keberadaan genderuwo yang ada dalam diri sang anak.

Iya, genderuwo.

Alasannya terdengar aneh. Namun, itulah kenyataan yang terjadi di Dusun Paponan, Desa Bajen, Kecamatan Bajen, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Bagi Anda yang ketinggalan dengan informasi mengenai praktik perdukunan B dan H yang menewaskan A, simak fakta yang telah dirangkum Tribun Jogja kali ini.

1. Kronologi lengkap pembunuhan A

Kejadian mengejutkan itu dipaparkan oleh Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi, Senin (17/5/2021).

Benny menjelaskan, kasus ini terungkap setelah pihak Polsek Bejen menerima laporan warga bahwa ada mayat anak perempuan di rumah pasangan M dan S.

"Tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB, Polsek Bejen menerima laporan warga, (yaitu) Kepala Desa Congkrang, Kecamatan Bejen, bahwa ada pembunuhan di sana. Petugas mendatangi lokasi, memang ditemukan mayat perempuan atas nama A, umur 7 tahun, masih SD," kata Benny, Senin (17/5/2021).

Hingga rangkuman ini diturunkan, Benny belum dapat merinci penyebab meninggalnya bocah perempuan tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Bunga Kartikasari
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved