Breaking News:

Sport

Hadi Danang, Roster UGM Esport di IEL Super Series yang Awalnya Tidak Suka Berkompetisi

Semenjak masuk UGM Esport, Danang menyadari satu hal ketika mengikuti kompetisi dan bermain bersama tim.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Raden Hadi Danang W 

Di sisi lain Danang juga merasa bahwa sempat kesulitan untuk mengatur waktu antara kuliah dan esport.

Akhirnya ia meresepkan setiap siang berlatih Dota, dan malamnya mengerjakan urusan kuliah.

"Sekarang lagi masa skripsi, ya siasatnya main di siang, skripsi di malam-malam, otak saya juga bisa buat mikir skripsinya pas malam," katanya sambil tertawa.

Baca juga: Tak Sekadar Bermain Games, Ini Fakta Menarik Seputar eSports

Awal Mula UGM Esport

Danang bercerita jika tim kampusnya semula hanya komunitas biasa di kampus, tidak dihitung sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang biasa mendapat dana sokongan untuk kegiatan-kegiatan yang mengatasnamakan kampus.

Namun menjelang tahun 2020 karena UGM Esport telah dikenal memiliki prestasi, pihak kampus akhirnya mendukung dan mau memberi  sokongan dana.

Terlebih kali ini IEL Super Series merupakan kompetisi yang juga didukung oleh pemerintah.

"Awalnya dulu UGM Esport ini daftar lomba pakai nama kampus tapi tidak ada dukungan dari kampus, lama kelamaan jadi eksis di Yogya, barus setelah itu pihak kampus mau dukung," paparnya.

Selanjutnya tim Dota 2 UGM lebih dikenal dengan nama UGM Pride.

Menurut seorang rosternya, Erwin Ginting, jika timnya merupakan gabungan dari dua tim yang kerap menang kompetisi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved