Breaking News:

Solidaritas Palestina, Ribuan Buruh Indonesia Turun ke Jalan

Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan turun ke jalan menggelar aksi solidaritas bagi Palestina.

MAHMUD HAMS / AFP
Roket diluncurkan dari Kota Gaza, dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, menuju Israel pada awal 15 Mei 2021. Israel menghadapi konflik yang semakin meluas pada 14 Mei, ketika kekerasan mematikan meletus di Tepi Barat di tengah pemboman udara besar-besaran di Gaza dan kerusuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya. di antara orang Arab dan Yahudi di dalam negeri. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan turun ke jalan menggelar aksi solidaritas bagi Palestina dalam konflik Israel di Jalur Gaza.

Aksi solidaritas itu akan digelar di sejumlah lokasi pada Selasa (18/5/2021) besok.

”Ribuan buruh akan turun ke jalan, serempak 18 Mei 2021, pukul 09.00 sampai selesai sesuai arahan petugas keamanan di 24 provinsi yang tercatat,” kata Presiden KSPI Said Iqbal saat konferensi pers virtual, Minggu (16/5/2021).

Ia mengatakan aksi solidaritas itu akan dilakukan oleh buruh di 24 provinsi dan sekitar 300 kabupaten/kota di Indonesia.

Mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Riau, Kepulauan Riau, Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, NTB, Maluku, Maluku Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, DKI Jakarta, dan lainnya.

”Anggota KSPI di 5 ribu pabrik lebih di 30 provinsi. Kalau saja setiap pabrik mengirimkan orang pada Selasa 18 Mei nanti, 5 orang saja, kalikan 5 ribu, hampir 25 ribu orang akan ikut aksi itu," katanya.

Iqbal mengatakan, para buruh akan menggelar aksi di depan Kantor PBB, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, serta kantor gubernur, bupati, wali kota, hingga DPRD di daerah masing-masing.

”Aksi akan dilakukan dengan cara damai dan santun, serta wajib mengikuti protokol kesehatan seperti aksi-aksi sebelumnya, termasuk May Day, dengan rapid antigen, menjaga jarak, pakai masker, membawa handsanitizer, dan lainnya," terangnya.

Adapun tuntutan aksi dari buruh hanya satu, yaitu meminta agar agresi militer Israel ke Palestina, khususnya di jalur Gaza segera dihentikan. "Tarik tentara militer Israel dari Masjidil Al-Aqsa," kata Iqbal.

Ia mengatakan para buruh mengecam dan mengutuk keras agresi militer Israel di Gaza kepada masyarakat dan bangsa Palestina.

Halaman
123
Editor: ribut raharjo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved