Breaking News:

Balon Udara Misterius Meledak di Klaten

Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Ledakan Balon Udara di Delanggu

Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Ledakan Balon Udara di tengah pemukiman di Kecamatan Delanggu

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA / ALMURFI SYOFYAN
Personel Satreskrim Polres Klaten memeriksa serpihan rangka balon udara yang masih tersisa di Mapolsek Delanggu, Senin (17/5/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Warga Dukuh Krapyak, Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu digemparkan dengan adanya ledakan balon udara membawa mercon misterius, Senin (17/5/2021).

Balon udara tersebut dilaporkan meledak di tengah permukiman warga sekitar pukul 09.00 WIB. Beruntung tak ada korban jiwa dan luka pada insiden tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Klaten, AKP Andriyansyah R Hasibuan mengatakan pihaknya bersama Polsek Delanggu telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Polsek dan Satreskrim sudah tindak lajuti dengan datangi TKP dan laksanakan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti," ujarnya saat ditemui di Mapolsek Delanggu, Senin (17/5/2021).

Andriyansyah melanjutkan, pihaknya langsung melaksanakan penyelidikan terhadap siapa pelaku  yang nekat menerbangkan balon udara membawa mercon tersebut.

Ia menjelaskan, dari olah TKP pihaknya menemukan sejumlah benda berbahan dasar mirip mercon.

Atas kejadian itu, pihaknya juga telah melaksanakan koordinasi dengan tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Satbrimobda Polda Jawa Tengah untuk mengidentifikasi bahan-bahan yang ditemukan itu.

"Tadi ada sisa 4 mercon (yang belum meledak) sepanjang sekitar 10 sentimeter berbentuk seperti tabung," ucapnya.

Baca juga: Kesaksian Warga Delanggu Saat Balon Udara yang Bawa Mercon Meledak di Samping Rumahnya

Baca juga: BREAKING NEWS: Balon Udara Misterius Meledak di Klaten, Warga Sempat Dengar 4 Kali Ledakan

Ia menjelaskan, untuk jumlah mercon yang dibawa terbang oleh balon udara itu, pihaknya belum mengetahui secara pasti.

Namun berdasarkan keterangan warga sudah ada 4 kali ledakan dan yang tersisa belum meledak sebanyak 4 tabung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved