Breaking News:

Mengenal Humblebrag, Pamer Terselubung yang Dibalut Kepura-puraan

Pamer terselubung yang dibungkus keluhan diketahui jauh lebih buruk dibandingkan dengan mereka yang pamer secara blak-blakan

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
NET
Pamer Terselubung atau Humblebragging 

Dikutip dari Mail Online, seseorang jauh lebih menerima mereka yang secara terang-terangan pamer, daripada yang tak jujur dengan cara membungkusnya dengan kemasan lain.

Adapun dalam istilah lainnya, pamer terselubung ini disebut Humblebrag.

Yakni sikap menyombongkan diri secara terselubung. Seseorang yang melakukan humblebrag biasanya mengatakan suatu kalimat yang saling bertolak belakang dengan niat aslinya. Kalimat atau ungkapannya seolah merendah tentang suatu hal yang membanggakan tapi tujuan sebenarnya adalah untuk mendapatkan perhatian,” kata psikolog Vera Itabiliana, Psi, sebagaimana dikutip TRIBUNJOGJA.COM dari NOVA.

Baca juga: 5 Cara Menghadapi Orang yang Marah dan Berkata Kasar Menurut Tinjauan Psikologi

Ciri-ciri psikologis seorang pelaku humblebrag biasanya terlihat dari kalimat yang diucapkan, bagaimana dia menceritakan sesuatu yang secara berulang terus-menerus, tapi dengan nada merendah.

Dalam percakapan misalnya, seseorang mengatakan, “Akhirnya, udah pulang ke Jakarta. Capek juga liburan seminggu di Singapore.”

“Humblebrag juga bisa terlihat dari postingan di media sosial nya di mana biasanya dia mengungkapkan rasa syukur, tapi dengan memamerkan suatu hal yang berlebihan,” sambung Vera.

Seperti, posting-an yang menunjukkan lelahnya menyetrika pakaian setumpuk namun di foto yang sama tampak juga gadget terbaru yang tergeletak di atas meja. Tentu saja hal ini dapat mencuri perhatian atau komentar mereka yang melihatnya. Entah meledek, memuji, atau bisa jadi nyinyir.

Nah, alasan karena ingin dianggap penting juga hebat serta ingin diperhatikan itulah yang menjadi salah satu alasan seseorang bersikap humblebrag.

Yang lucu, “Dampak yang dirasakan pelaku humblebrag apabila tidak direspons, ia akan semakin berusaha untuk terus diperhatikan, bisa semakin sering melakukan humblebrag atau mencari komunitas lain yang dapat memberikannya perhatian,” jelas Vera.

Lalu adakah manfaatnya bersikap humblebrag untuk diri kita?

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved