Breaking News:

Tingkat Hunian Hotel di DIY Selama Libur Lebaran 2021 Turun Drastis Dibandingkan Tahun Lalu

PHRI DIY tetap mengeluhkan adanya penyekatan dan larangan mudik dari pemerintah pusat, tanpa ada solusi

Tribunjogja.com |Azka Ramadan
Kawasan Tugu Pal Daerah Istimewa Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Empat hari libur Lebaran dari Kamis-Minggu (13-16 Mei 2021) tidak berpengaruh banyak pada tingkat hunian hotel di DIY.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tetap mengeluhkan adanya penyekatan dan larangan mudik dari pemerintah pusat, tanpa ada solusi yang diberikan bagi pelaku pariwisata khususnya perhotelan.  

"PHRI menangis, tingkat hunian turun drastis dibandingkan lebaran tahun lalu," ujar Ketua DPD PHRI DIY Deddy Pranowo, Minggu (16/5/2021).

Deddy mengatakan di tahun lalu, meskipun juga sama dalam kondisi pandemi, tapi tingkat hunian atau okupansi hotel di DIY bisa mencapai 25 persen.

Namun di tahun ini, tingkat hunian hotel di seluruh DIY, rata-rata hanya 5 sampai 7 persen, terhitung sejak Kamis (13/5/2021) hingga Sabtu (15/5/2021).

Angka itu semakin turun pada hari Minggu karena tamu hotel sudah banyak yang melakukan check out.

"Angka itu saja sudah dibantu oleh ASN. Kami mengapresiasi ASN yang melakukan staycation. Kebanyakan yang menginap memang didominasi oleh ASN," imbuhnya.

Ia mengaku bahwa hotel-hotel, baik dari hotel bintang 5 hingga non bintang sudah banyak memberikan harga promo, namun kamar yang dijual tetap tidak laku.

Menurutnya hal itu dikarenakan daya beli masyarakat di DIY yang masih rendah.

"Yang ramai adalah obyek wisata, karena cost-nya lebih sedikit dari pada menginap di hotel, padahal hotel sudah memberikan harga promo. Tapi tetap saja tidak laku," keluhnya.(*) 

Penulis: Santo Ari
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved