Breaking News:

Prokes Masih Dilanggar, SAR Gunungkidul Rutin Lakukan Operasi Selama Libur Lebaran

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto menyampaikam setidaknya ada ratusan wisatawan pantai yang terjaring karena tak patuh prok

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Yoseph Hary W
TRIBUN JOGJA/Istimewa
Petugas SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul saat melakukan operasi di Pantai Sepanjang, Sabtu (15/05/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul menerjunkan personelnya untuk melakukan pengawasan selama libur Lebaran ini. Pasalnya, pelanggaran terhadap protokol kesehatan (prokes) masih terjadi.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto menyampaikam setidaknya ada ratusan wisatawan pantai yang terjaring karena tak patuh prokes.

"Operasi kami lakukan mulai dari Pantai Seruni di Tepus hingga Bukit Paralayang Watugupit di Purwosari," kata Suris pada wartawan, Sabtu (15/05/2021).

Ia mencontohkan pada Kamis (13/05/2021) lalu terjaring sebanyak 51 wisatawan. 40 wisatawan kedapatan sama sekali tak membawa masker, 11 lainnya mengenakan masker dengan cara yang keliru.

Selanjutnya pada Jumat (14/05/2021) lalu jumlah yang terjaring lebih banyak lagi. Antara lain 70 wisatawan tak mengenakan masker, 12 orang keliru mengenakannya, dan 5 orang hanya menyimpannya di dalam tas.

"Mereka yang terjaring ini kami data dan diberikan masker gratis," ujar Suris.

Menurutnya, kebanyakan wisatawan yang terjaring tersebut merupakan warga lokal DIY. Lantaran adanya larangan mudik dan penyekatan, wisatawan luar DIY belum bisa berkunjung pada libur Lebaran ini.

Suris mengatakan selama masa libur Lebaran pihaknya menerjunkan sebanyak 64 personel. Mereka melakukan patroli di tiap pantai yang berada dalam lingkup SAR Satlinmas Wilayah II.

"Kami juga siaga mengantisipasi kecelakaan laut dan membantu penyekatan wisatawan asal luar DIY," jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Asti Wijayanti menyampaikan pihaknya bersiaga melakukan pengamanan di periode 14-23 Mei ini. Sebanyak 345 petugas gabungan pun disiapkan.

Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari TNI, POLRI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, pelaku wisata, hingga perangkat pemerintah setempat. Gunanya memastikan prokes berjalan optimal di titik wisata.

"Ratusan petugas ini akan mengawasi kepatuhan prokes pengunjung selama libur Lebaran," kata Asti.

Selebihnya, mekanisme pengaturan operasional wisata mengikuti pedoman Uji Coba Terbatas. Antara lain kapasitas dibatasi maksimal 50 persen dari keseluruhan hingga pembatasan waktu operasionalnya.

(alx/ Tribun Jogja )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved