Breaking News:

Penyekatan Pemudik

BREAKING NEWS: 68 Mobil dan 15 Sepeda Motor Gagal Masuk Bantul karena Penyekatan

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Aris Suhariyanta mengatakan ada tiga posko penyekatan yang dijaga yakni Srandakan, Piyungan, dan Sedayu

DOK. Dishub Kabupaten Bantul
Petugas gabungan melakukan penyekatan pemudik di tiga titik, yaitu Srandakan, Piyungan, Klangon Sedayu, Sabtu (15/05/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul masih melakukan penyekatan pemudik hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Aris Suhariyanta mengatakan ada tiga posko penyekatan yang dijaga oleh petugas yakni Srandakan, Piyungan, dan Klangon Sedayu.

"Ketiga titik itu adalah pintu masuk wilayah Bantul. Sehingga tiga titik itu yang dilakukan penyekatan, bersama dengan Polres Bantul, Kodim Bantul, Satpol PP Bantul," katanya, Sabtu (15/05/2021).

Ia menerangkan sejak dilakukan penyekatan pada 6 hingga 13 Mei 2021 kemarin, total ada 1.548 mobil dan 55 motor yang diperiksa oleh petugas.

Baca juga: Sempat Tertunda, WhatsApp Akhirnya Terapkan Kebijakan Baru Mulai Hari Ini

Baca juga: GUNUNG MERAPI Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,8 Km Tadi Malam

Baca juga: Prediksi INTER MILAN vs JUVENTUS: Skuad Terkuat Conte untuk Misi Terselubung Nerazzurri

Dengan rincian 293 mobil dan 35 motor diperiksa di posko Srandakan, sebanyak 300 mobil dan 20 motor diperiksa di posko Piyungan, dan sebanyak 955 mobil diperiksa di posko Klangon Sedayu. Sementara motor tidak ada yang terjaring penyekatan.

"Dari 6 sampai 13 Mei kemarin total ada 68 mobil dan 15 motor yang dipaksa putar balik. Karena tidak membawa surat keterangan bebas Covid-19 maupun surat lain yang menyatakan tidak sedang mudik," terangnya.

Selama penyekatan, pihaknya menemukan banyak mobil pribadi dengan pelat luar daerah.

Namun saat diperiksa, ternyata penumpang dan pengemudi merupakan warga DI Yogyakarta.

Dengan demikian pihaknya membiarkan mobil tersebut masuk wilayah Bantul, sebab bukan kategori pemudik.

Terkait modus mudik dengan mobil angkutan barang, sejauh ini ia belum menemukan.

"Kalau sejauh ini belum ditemukan pemudik yang memakai truk atau mobil boks," ujarnya. (maw)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Joko Widiyarso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved