Breaking News:

Penyekatan Mudik 2021

227 Kendaraan Selama Operasi Penyekatan Pemudik Diminta Putar Balik di Tugu Ireng Magelang

Operasi penyekatan pemudik di pos pemantauan Tugu Ireng, Kabupaten Magelang telah memutarbalikkan sebanyak 227 kendaraan yang didominasi

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Nanda Sagita Ginting
Petugas pemantauan mudik di Tugu Ireng sedang melakukan pemeriksaan pada salah satu kendaraan yang terjaring operasi, pada Rabu (12/05/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Operasi penyekatan pemudik di pos pemantauan Tugu Ireng, Kabupaten Magelang telah memutarbalikkan sebanyak 227 kendaraan yang didominasi kendaraan luar daerah dengan plat B.

Akumulasi itu didapat dari pendataan selama seminggu beroperasi mulai 06 Mei hingga 11 Mei 2021, di mana sebanyak 4.517 kendaraan dilakukan pemeriksaan.

Iptu Aris Mulyono, Kapospam Salam KB0 Satlantas Polres Magelang menuturkan, kebanyakan para pemudik diputarbalikkan karena tidak bisa menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan.

Baca juga: Preman Pensiun Kembali Fitri Tayang Besok Sore, Kang Mus Murka Minta Ujang atau Serena Keluar

"Rata-rata kendaraan yang diputarbalikkan karena suratnya tidak lengkap. Adapun sejauh ini, yang paling banyak terjaring yakni kendaraan pribadi roda empat dari luar daerah dengan plat B," jelasnya Rabu (12/05/2021).

Selain plat B, lanjut Aris, kendaraan luar daerah lainnya yang juga sering terjaring operasi penyekatan hingga diminta putar balik dari kendaraan dengan pelat luar daerah yakni L.

Padahal, syarat-syarat perjalanan yang harus dibawa selama masa pelarangan mudik sudah ditentukan sesuai aturannya.

"Ini yang menjadi kendalanya, masih banyak masyarakat yang menganggap hanya cukup membawa satu surat saja, misalnya surat sehat. Padahal, aturannya bukan seperti itu, semua surat yang diwajibkan harus dibawa saat melakukan perjalanan," terangnya.

Tak hanya itu, ia juga mengimbau kepada para pengendara terutama roda dua untuk selalu mematuhi protokol kesehatan saat berkendara.

Baca juga: CEO PSIM Yogyakarta Dirumorkan Mundur dari Jabatan, Ini Jawaban Manajemen

Karena, masih banyak ditemui pengendara motor yang tidak memakai masker.

"Sejauh ini sebanyak 461 masker sudah kami bagikan ke masyarakat yang abai terhadap prokes, terutama pengendara roda dua. Banyak yang lupa, merasa sudah aman karena memakai helm, padahal fungsinya berbeda," pungkasnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved