Breaking News:

Tiga Pemain Bima Perkasa Jogja dan Pelatih Masuk Nominasi IBL Awards 2021

Tiga pemain Bima Perkasa Jogja (BPJ) dan pelatih, David Singelton masuk nominasi ke tujuh kategori Indonesian Basketball League (IBL) Awards 2021

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Dokumentasi IBL
Pelatih Bima Perkasa Jogja, David Singleton. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tiga pemain Bima Perkasa Jogja (BPJ) dan pelatih, David Singelton masuk nominasi ke tujuh kategori Indonesian Basketball League (IBL) Awards 2021 yang dirilis pada Senin (10/5/2021).

Tiga pemain tersebut ialah Samuel Devin Susanto yang meraih nominasi Rookie Of The Year dan Sixthman Of The Year dengan torehan 9,88 point per game, 3,63 rebound per game, dan 1,44 assist per game.

Kemudian ada Indra Muhammad masuk nominasi Most Improved Player dan Defensive Player Of The Year dengan catatan 14,06 point per game, 3, 19 asis per game, dan 5,56 rebound per game.

Baca juga: Tak Hanya Nominasi Rookie Of The Year, Pemain Bima Perkasa Ini Juga Masuk Sixthman Of The Year

Satunya sang kapten Azzaryan Pradhitya menjadi kandidat Most Valueble Player yang bersaing dengan empat nama beken lain seperti Jamar Andre Johnson, Ponsianus, Arki dan Abraham Damar.

Azzaryan mencatatkan 14, 86 point pergame, 3,93 pergame, dan 4,21 pergame. Torehan tersebut membuatnya di urutan kedua setelah Jamar Andre Johnson sebagai pemain yang paling sering mencetak angka dalam satu pertandingan.

Sementara itu, David Singelton turut menjadi nominasi pada kategori Coach Of The Year. Ia akan bersaing dengan nominator lainnya seperti pelatih dari Pelita Jaya Bakrie, Octaviarro R. Tamlelahitu, dan Milos Pejic pelatih Satria Muda Pertamina.

Pendiri Bima Perkasa Jogja, Edy WIbowo merespon positif soal para pemain dan pelatihnya masuk nominasi IBL Awards 2021. Ia menilai jika hal tersebut merupakan hasil dari proses yang telah dicapai dengan usaha dan kerja keras para pemain.

"Ya meski begitu, kami tetap lebih mengutamakan kepentingan tim dibanding penghargaan individu, jika nanti terpilih resmi itu akan jadi bonus, karena semua sudah menyadari bahwa pemain yang masuk nominasi tersebut berkat kerja sama dan kerja keras seluruh team," ujarnya.

Baca juga: Gandeng BATAN, UIN Sunan Kalijaga Kembangkan Penelitian Teknologi Nuklir

Edy juga menyoroti soal performa Devin yang menurutnya, memiliki penampilan yang luar biasa selama menjalani babak reguler kemarin.

Catatan apiknya yang ditorehkan sudah diprediksi oleh Edy bakal mendapat nominasi gelar tersebut.

"Kalau Devin Itu sudah saya perkirakan sejak awal bakal masuk nominasi. Sejak masuk latihan, Devin langsung kerja keras, fokus dalam mendengar instruksi pelatih juga dalam mentaati peraturan Managemen. Sikapnya ketika di mess juga baik, khususnya jam tidur sangat diaatinya. Selama di buble pun dia beristirahat cukup, menjauhi main gim yang menghabiskan waktu, tidak begadang dan lainnya. Sehingga bisa tampil dgn fisik prima saat dimainkan," tandasnya. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved