Tak Hanya Nominasi Rookie Of The Year, Pemain Bima Perkasa Ini Juga Masuk Sixthman Of The Year

Pebasket muda Bima Perkasa Jogja, Samuel Devin Susanto langsung tancap gas di tahun pertamanya menjadi pemain profesional.

Dok Bima Perkasa
Samuel Devin Susanto 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pebasket muda Bima Perkasa Jogja, Samuel Devin Susanto langsung tancap gas di tahun pertamanya menjadi pemain profesional.

Betapa tidak, ia mendapat dua gelar nominasi pada Indonesian Basketball League (IBL) Awards 2021 yang dirilis kemarin, Senin (10/5/2021) malam. Nominasi tersebut antara lain Rookie Of The Year dan Sixthman Of The Year.

Awalnya Devin tak menyangka dirinya bisa mendapat kedua gelar tersebut, apalagi baginya ini baru tahun pertanmanya merasakan menjadi pemain profesional di olahraga basket.

"Kaget sih, cuma saya bersyukur juga di samping hal itu gelar pribadi, banyak orang yang ingin gelar itu," katanya pada Tribu Jogja, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Gandeng BATAN, UIN Sunan Kalijaga Kembangkan Penelitian Teknologi Nuklir

Pria kelahiran Surakarta itu, mengaku tidak memiliki target sama sekali untuk mendapat gelar apapun selain gelar bersama timnya.

Selama dalam pertandingan dirinya fokus terhadap apa yang musti dilakukan ketika mendapat instruksi dari pelatih, David Singelton.

"Pelatih kasih kepercayaan ke aku sebagai penembak, ya saya tembakkan bolanya dengan baik. Bahkan aku sempat down di pertandinga, tapi pelatih di sana kasih semangat dan solusi. Jadi aku berpikir bagaimana caranya untuk melakukan instruksi tersebut," katanya.

Dalam catatan, Devin berhasil mengemas 9,88 point per game, dengan total poin 108, artinya ia menjadi pemain dengan produktifitas mencatatakan point bagi di IBL.

Catatan tersebut hanya terpaut tipis dari rekan setimnya yang juga menerima nominasi pengharggaan, Azzaryan Pradhitya dengan catatan (14,67) dan Indra Muhammad (14,08). Bahkan Devin sempat mencatatakan 25 poin sendiri dalam satu laga saat menghadapi Satri Muda Pertaminta di babak reguler kemarin.

Ingin Segera Kuliah

Di balik kesuksesaannya di Bima Perkasa, Devin ternyata adalah lulusan D3 Teknik Sipil di UNS Solo Raya. Ia baru saja lulus pada 2019 silam, dan hendak melanjutkan studinya ke jenjang S1.

Namun nasib berkata lain, ketika Devin akan mencari kerja dahulu, ada seorang dari pihak manajemen BPJ yang menawarinya untuk bermain basket sebagai profesional.

Akhirnya pada pertengahan 2020, Devin menjalni trial di Bima Perkasa, dan berasil menembus skuat utama pada akhir bulan November 2020. Ia dipercaya oleh pelatih, David Singelton sebagai shooting guard.

Kendati demikian, Devin masih ingin melanjutkan kuliahnya sembari bermain sebagai pemain profesional di BPJ. Ia mengatakan kalau tahun ini dirinya sedang berusaha untuk masuk ke perguruan tinggi di Yogyakarta.

"Saya mau lanjutkan kuliah saya di S1 Teknik Sipil, tahun ini sama manajemen BPJ yang mau ngasih beasiswa lagi dicarikan antara di UGM atau Atmajaya," ujarnya.

Selama aktif kuliah di UNS, ia sempat bermain untuk tim kampusnya di Liga Mahasiswa. Dua gelar di tahun berbedapun ia dapatkan, pada 2017 berhasil keluar sebagai juara 1 lima regional Jateng-DIY, kemudian setahun berikutnya mendapat juara 2 lima regional 2018.

Baca juga: Curi Burung Tetangga Seharga Rp 3 Juta, Pemuda di Sleman Meringkuk di Tahanan 

Menariknya, Devin pernah terpilih menjadi pemain DBL All Star pada 2014/2015 yang mewakili Indonesia di Amerika Serikat. Kenangan tersebut selalu menjadi motivasi bagi Devin untuk terus bermain basket.

Pada 23 Mei 2021 yang akan datang, ia dan teman-temannya bakal menjalani babak playoff melawan Louvre Dewa United di Jakarta. Pada kesempatan itu meyakinkan dirinya untuk melakukan yang terbaik.

"Harapannya bisa kasih yang terbaik buat tim, sekaligus besok sebagai ajang untuk benahi kesalahan yang pernah kita buat di laga-laga sebelumnya," tandasnya. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved