Breaking News:

Jawa

Pabrik Makanan Ringan di Klaten Diamuk Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Kebakaran diduga berasal dari mesin penggorengan yang terlalu panas sehingga menyambar beberapa bagian lainnya di area dapur tersebut.

Dokumentasi Damkar Klaten
Sejumlah petugas Damkar Klaten berjibaku memadamkan api yang melahap pabrik makanan ringan di Klaten, Selasa (11/5/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pabrik makanan ringan yang berada di Desa Prawatan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten diamuk si jago merah, Selasa (11/5/2021).

Beruntung tak ada korban jiwa dan korban luka pada kejadian tersebut, namun kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir ratusan juta.

Kepala Seksi (Kasi) Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar Klaten, Sumino, mengatakan jika peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 05.00.

"Tiga unit mobil damkar kita kerahkan untuk memadamkan api di pabrik tersebut," ujarnya pada Tribunjogja.com, Selasa (11/5/2021).

Ia melanjutkan, adapun kronologi dari kebakaran tersebut diduga berasal dari mesin penggorengan yang terlalu panas sehingga menyambar beberapa bagian lainnya di area dapur tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS: Dua Pencuri Motor di Karangmojo Berhasil Ditangkap di Klaten

"Pada sekitar pukul 05.00 salah satu karyawan datang ke pabrik untuk menyalakan mesin pengorengan untuk persiapan produksi, namun oleh karyawan ditinggal beberapa waktu setelah kembali ke pabrik ia melihat mesin penggorengan tersebut telah terbakar dan menyambar tumpukan bahan baku," katanya.

Mendapati hal demikian, lanjut Sumino, karyawan pabrik berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api dengan cepat menyambar bahan baku yang mudah terbakar.

"Melihat hal itu ia segera melakukan upaya pemadaman dibantu warga sekitar dan segera melaporkan kejadian tersebut ke kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Klaten," jelasnya.

Kemudian lanjut Sumino, sekitar pukul 05.52 tim Damkar Klaten mendapati laporan kejadian kebakaran tersebut.

Menurutnya, luas area gedung yang terbakar mencapai 10x20 meter persegi sementara luas bangunan gedunh itu 10x30 meter persegi. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved