Breaking News:

Bima Perkasa Jogja Negosiasi Ulang Agar Isman Thoyib Bisa Kembali

Bima Perkasa sedang bernegosiasi ulang untuk mengembalikan Isman Thoyib yang baru saja meninggalkan BPJ akhir April 2021 lalu.

Dok. IBL
Pebasket senior Bima Perkasa, Isman Thoyib, saat tampil di laga penutup seri 3 lawan Pelita Jaya, Jumat (2/4/2021) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pendiri Bima Perkasa Jogja (BPJ), Edy Wibowo, menyebutkan jika timnya sedang bernegosiasi ulang untuk mengembalikan Isman Thoyib yang baru saja meninggalkan BPJ akhir April 2021 lalu.

Seperti yang dimaksudkan oleh Edy, jasa Isman Thoyib masih dibutuhkan oleh Bima Perkasa untuk melalui babak playoff Indonesian Basketball League (IBL) 23 Mei 2021 mendatang.

Maka proses negosiasi sedang berjalan, Edy berharap pemain seniornya tetap bisa bergabung.

"Soal Thoyib saya sedang usahakan untuk dia tetap bisa bergabung di BPJ," kata kepada Tribun Jogja, Senin (10/5/2021).

Ia juga menampik bahwa kepergian Thoyib sebelumnya ditenggarai oleh isu konflik internal manajemen Bima Perkasa Jojga.

Sebelumnya, dua nama staff manajemen telah mengundurkan diri, seperti manajer tim, Dyah Ayu Pratiwi dan Fisioterapis, Eri Ramadhan.

Catatan kontrak Isman Thoyib juga memang berakhir pada bulan April 2021 lalu, pasalnya kontrak yang diteken merupakan kontrak jangka pendek, yang sebelumnya IBL memang diperkirakan bakal rampung pada bulan tersebut.

Seperti diketahui, IBL sempat dihentikan beberapa bulan lamanya, dan hal itu membuat kompetisi basket tertinggi Tanah Air memundurkan jadwal pertandingan, sedangkan kontrak para pemain tetap berjalan sesuai jalur.

Edy menuturkan, Thoyib masih terkendala dengan urusan kantornya di Jawa Tengah. Ia tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

"Beliau terkendala karena harus bekerja di kantor. Kalau terkait kontrak BPJ sangat siap utk memperpanjang tapi itu sangat tergantung pekerjaan dia, apalagi kita tahu kalau Isman juga adalah ASN. Kemarin izin sampai 30 April karena IBL sebelumnya direncanakan sampai akhir April ternyata pelaksanaan mundur," paparnya.

Selanjutnya, pria yang juga berprofesi sebagai dokter ini menceritakan bahwa sosok Thoyib merupakan pemain vital di BPJ.

Pemain dengan tinggi 201 sentimeter memiliki karisma yang mampu membuat jajaran pemain muda di tim lebih tenang.

Apalagi, Thoyib telah memenangkan banyak gelar juara, sebut saja IBL 2003, 2005, dan back to back champion NBL Indonesia pada tahun 2013 dan 2014.

"Thoyib itu punya semangat dan daya juang nya luar biasa. Terlebih ia jadi panutan para pemain muda. Selain itu dia juga pintar menerjemahkan keinginan coach di lapangan," tandasnya. (*)

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved