Breaking News:

Bisnis

Sebesar 93 Persen Pasar Digital Indonesia Dikuasai Produk Impor

Pasar digital di Indonesia masih dikuasai oleh produk impor ketimbang produk lokal.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pasar digital di Indonesia masih dikuasai oleh produk impor ketimbang produk lokal.

Tepatnya, sebanyak 93 persen isi pasar digital merupakan produk impor.

Hal itu disampaikan Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi.

"Tragisnya, pasar digital dikuasi oleh produk impor, sampai 93 persen, artinya hanya 7 persen produk lokal yang hanya bisa diisi oleh UKM (usaha kecil dan menengah) mungkin, ya," ujarnya dalam Zoom Talk Show World Trade Day 2021, Sabtu (8/5/2021).

"Ya semacam dikangkangi oleh platform digital besar, ada oligopoli," sambung Tulus.

Baca juga: Begini Strategi Memajukan UMKM Dengan Teknologi Digital

Ia melanjutkan, hal ini menjadi PR bagi negara untuk bisa mengatur supaya masayarakat Indonesia tidak hanya menjadi pasar di dalam ekonomi digital, namun juga menjadi produsen.

"Bagaimana negara bisa mengatur ini supaya kita bisa tidak hanya menjadi market, tetapi juga menjadi produsen," ungkapnya.

Terkait peran dan posisi UKM dan UMKM dalam ekonomi digital saat ini, Tulus menjelaskan, sudah ada 9 juta atau 10 persen UKM dan UMKM yang terhubung ke ekonomi digital.

Namun, lanjutnya, masih ada kendala serius berupa kemampuan pelaku UKM dan UMKM tersebut dengan penggunaan teknologi digital.

"Kendala serius pada kemampuan UKM dan UMKM kita terhubung ke ekonomi digital. Produk juga harus memenuhi standar untuk masuk ke pasar digital," tandasnya. ( Tribunjogja.com

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved