Breaking News:

Yogyakarta

Larangan Mudik Aglomerasi Dinilai Terlalu Mendadak, Masyarakat Pilih Jalan Alternatif

Persoalan mengenai pelarangan mudik Lebaran di kawasan aglomerasi mendapat sambutan beragam dari masyarakat.

ist
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM - Persoalan mengenai pelarangan mudik Lebaran di kawasan aglomerasi mendapat sambutan beragam dari masyarakat.

Ada yang menilai pelarangan itu baik untuk menekan penyebaran virus corona.

Namun, ada juga yang beranggapan cara itu tidak efektif.

Ririn Dewi (29) merasa tidak paham dengan kebijakan pelarangan mudik di wilayah aglomerasi.

Dia tetap akan mudik, bagaimanapun caranya.

Baca juga: Kontroversi Pelarangan Mudik di Wilayah Aglomerasi, Kabaharkam Polri Minta Aturan Itu Tetap Dipatuhi

“Memang dijaga? Ingat, seperti pepatah, banyak jalan menuju Roma lho,” katanya terkekeh.

Perempuan asal Imogiri, Bantul itu akan mudik ke daerah Kulon Progo.

Rencananya, dia akan mulai berangkat H-1 sebelum Idulfitri yang jatuh pada tanggal 12 Mei 2021.

Sebagai warga DI Yogyakarta asli, Ririn paham dengan jalan-jalan tikus yang bisa mengantarkan dirinya kembali ke kampung halaman.

Halaman
1234
Penulis: Ardhike Indah
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved