Breaking News:

Pemain Bima Perkasa Jogja Tidak Akan Mudik Lebaran

Upaya yang dilakukan Bima Perkasa adalah mencegah terjadinya hal-hal di luar dugaan seperti terpapar Covid-19 saat di perjalanan atau di rumah

Dok. Bima Perkasa Jogja
Momen Bima Perkasa Jogja lolos ke babak playoff IBL 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjelang libur lebaran para pemain Bima Perkasa Jogja (BPJ) tidak akan melakukan mudik.

Hal ini disampaikan langsung oleh pendiri sekaligus presiden klub BPJ, Edy Wibowo kepada Tribun Jogja, Jumat (7/5/2021).

Upaya yang dilakukan Bima Perkasa adalah mencegah terjadinya hal-hal di luar dugaan seperti terpapar Covid-19 saat di perjalanan atau di rumah ketika merayakan hari lebaran.

Baca juga: Dishub Sleman: Implementasi Larangan Mudik Antar Wilayah Aglomerasi Susah

Pasalnya mereka akan menjalani babak playoff pada tanggal 23 Mei 2021 mendatang.

"Para pemain tetap ada latihan dan tidak ada yang pulang. Takutnya nanti tidak bisa kembali ke Yogyakarta karena 14 Mei harus mulai karantina, terus tanggal 19-nya berangkat ke Jakarta buat main di tanggal 23," ujarnya.

Meski begitu, para pemain tetap akan mendapat waktu libur mulai hari Senin tanggal 10 Mei 2021 sampai 14 Mei 2021.

Sehari sebelum diliburkan, Edy berencana membawa para pemain untuk wisata bersama ke daerah Merapi.

Ia ingin para pemain selain memiliki kemampuan individu yang apik, rasa kekeluargaan juga harus dipupuk untuk meningkatkan kepercayaan satu sama lain.

"Minggu siang kita akan refreshing bareng ke lava tour jeep dilanjut buka puasa bersama, tujuan kita untuk semakin meningkatkan chemistry diantara seluruh team," katanya.

Soal kondisi terkini para pemain pun dikatakan Edy dalam kondisi yang baik. Selama sesi latihan berlangsung ia melihat tim semakin solid dan siap menjalani laga playoff.

Para rokie seperti Samuel Devin dan Tifan Eka juga kian terlihat perkembangannya, dan bisa menjadi andalan untuk mendulang banyak angka di tiap pertandingan.

Baca juga: Sebanyak 76.053 Kendaraan Masuk DI Yogyakarta, Dishub DIY Fokus Pemudik Luar Wilayah Aglomerasi

"Sejauh ini saya lihat mereka semangat jalani latihan," paparnya.\\(tsf)

Di bulan Ramadan BPJ melakukan perubahan jadwal latihan yang semula biasanya dilakukan pada pagi dan sore hari, kini mereka harus berlatih setiap malam hari.

Usaha itu dikakukan BPJ untuk menjaga fokus pemain dan mempersiapkan tim lebih matang, hingga bisa semaksimal mungkin main di babak playoff menghadapi Louvre Dewa United. (tsf)

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved