Breaking News:

Larangan Mudik Lokal di Kawasan Aglomerasi, Bagaimana Penerapannya di Wilayah Yogyakarta Raya?

Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) atau Yogyakarta Raya pun masuk dalam kawasan aglomerasi diizinkan mudik lokal

TRIBUNJOGJA/ Ahmad Syarifudin
Persiapan personel jelang melakukan penyekatan arus mudik di Pos Tempel, Sleman (6/5/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 mengeluarkan kebijakan terbaru terkait larangan mudik lokal, termasuk di wilayah aglomerasi.

Padahal sebelumnya, aktivitas mudik lokal di wilayah yang masuk dalam kawasan aglomerasi masih diizinkan.

Namun kini, berdasarkan aturan terbaru dari Satgas Covid-19 menyebutkan mudik lokal pun dilarang.

Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) atau Yogyakarta Raya pun masuk dalam kawasan aglomerasi.

Lalu bagaimana penerapan larangan mudik lokal di kawasan aglomerasi Yogyakarta Raya?

Baca juga: Mudik Lokal Dilarang, Sekda Gunungkidul: Seharusnya Memang Lebih Dibatasi

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran, Organda DIY Harapkan Ada Kontrol dan Solusi dari Pemerintah

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, mengaku belum menerima arahan dari pemerintah pusat terkait pelarangan mudik lokal.

Namun Sri Sultan HB X berkomitmen untuk melaksanakan kebijakan tersebut, bila memang telah ada panduan teknisnya.

"Lah iya mengikuti, tidak mungkin tidak. Saya kan nggak punya dasar kalau pemerintah pusat mencabut (izin mudik lokal)," terang Sri Sultan HB X saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Jumat (7/5/2021).

"Kalau memang sama pusat (izin mudik loka) dicabut untuk (wilayah) aglomerasi, ya nggak bisa (mudik). Harus ketentuan itu yang dijalankan," tambah Sri Sultan HB X.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (TRIBUNJOGJA/ Yuwantoro Winduajie)

Terkait skema pengawasan terhadap warga DI Yogyakarta yang melakukan mudik lokal, Sri Sultan HB X belum bisa memberi penjelasan.

Halaman
1234
Penulis: Yuwantoro Winduajie
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved