Breaking News:

Penyekatan Mudik 2021

Larangan Mudik 2021, Ada 12 Kendaraan Plat Luar Kota Diminta Putar Balik di Tugu Ireng Magelang

Pelaksanaan operasi pencegatan di Tugu Ireng, Salaman, Kabupaten Magelang pada hari pertama pelarangan mudik, Kamis (06/05/2021) sebanyak

TRIBUNJOGJA/ Nanda Sagita Ginting
Salah satu mobil ber plat luar daerah Magelang diberhentikan saat operasi candi 2021, di Tugu Ireng, Salaman, Kab. Magelang, Kamis (06/05/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pelaksanaan operasi pencegatan di Tugu Ireng, Salaman, Kabupaten Magelang pada hari pertama pelarangan mudik, Kamis (06/05/2021) sebanyak 12 kendaraan berplat luar wilayah Magelang diminta putar balik.

Tindakan tersebut, dilakukan merujuk pada surat edaran pemerintah terkait pelarangan mudik 2021.

Kepala Induk PJR Ditlantas Jawa Tengah AKP Fitriyanto menuturkan ada sekitar 100 kendaraan yang terjaring pada pelaksanaan operasi hari pertama pelarangan mudik.

Baca juga: Kejati DIY Mulai Periksa Anggota DPRD Kota Magelang Soal Kredit Fiktif Bank Jogja

"Ada 100 kendaraan plat luar wilayah Magelang yang terjaring dalam operasi hari ini. Namun, sebanyak 12 kendaraan plat luar yang tidak memiliki surat lengkap, kami minta untuk putar balik," jelasnya kepada Tribun Jogja, pada Kamis (06/05/2021).

Ia menambahkan, operasi pencegatan akan dilakukan hingga 17 Mei 2021 selama 24 jam.

Sebanyak 80 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan Pos Pemanatuan di Tugu Ireng, Salaman, Kabupaten Magelang.

"Ini akan berlangsung sekitar 12 hari ke depan. Sehingga, kami minta kepada masyarakat untuk menahan diri tidak melakukan perjalanan mudik," ujarnya.

Sementara itu, pengawasan akses jalan-jalan kecil yang memungkinkan masuk wilayah Magelang juga akan dijaga oleh satuan petugas.

Baca juga: Jogja Police Watch Sebut Sosok R Gampang Dilacak Polisi

Sehingga, dipastikan apabila ditemui kendaraan bermotor yang melewati jalan kecil juga akan diminta putar balik.

"Semua akses masuk ke wilayah Jawa Tengah dilakukan penjagaan. Apabila ada pemudik yang masih nekat masuk akan kami minta putar balik," pungkasnya. (ndg)

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved