Breaking News:

Yogyakarta

Komunitas RMI Waspadai Penggelapan Motor Jelang Lebaran, Tingkatkan Komunikasi Sesama Anggota

Komunitas Rental Motor Indonesia (RMI) mulai mewaspadai modus-modus penggelapan motor sewaan yang biasa terjadi menjelang Idulfitri.

Penulis: Ardhike Indah
Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ardhike Indah
ILUSTRASI kendaraan bermotor yang melintas di Sleman, DI Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komunitas Rental Motor Indonesia (RMI) mulai mewaspadai modus-modus penggelapan motor sewaan yang biasa terjadi menjelang Idulfitri.

Ketua Komunitas RMI, Yanuar Gajaksahda mengatakan, biasanya akan ada banyak penggelapan motor rentalan oleh oknum tidak bertanggung jawab di hari-hari Lebaran.

“Ibaratnya, omset kami tidak terlalu banyak, tapi risikonya meningkat. Makanya, kami benar-benar jaga. Kami saling cek dan sering verifikasi,” katanya kepada Tribunjogja.com, Kamis (6/5/2021).

Dia menjelaskan, penggelapan itu sering terjadi di masa seperti ini mungkin saja karena kebutuhan uang meningkat.

Baca juga: Cegah Penggelapan Motor Sewaan, Ada RMI Protection yang Berisi Database Komplotan Penyelundup

“Kami, di komunitas, saling berkoordinasi. Misalnya, ada yang kami curigai, kami saling lapor grup. Kami saling cek apa pernah melakukan kejahatan atau belum,” jelasnya.

Komunitas RMI juga mulai mengembangkan aplikasi RMI Protection.

Aplikasi itu membuat mereka mudah mendeteksi komplotan penyelundup lantaran databasenya sudah terkumpul.

Hingga kini, mereka juga masih mengumpulkan data-data dari para penyelundup agar tidak ada ruang gerak bagi pelaku kejahatan.

Grafik pendapatan dari usaha rental motor di masa menjelang Idulfitri ini, dikatakan Yanuar, tidak naik pesat, bahkan cenderung turun.

Baca juga: Usaha Rental Motor di DIY Mulai Stabil, Godok Aturan Penyewaan Sesuaikan dengan Regulasi ETLE

Kebijakan penyekatan di sejumlah daerah di DI Yogyakarta membuat wisatawan tidak bisa datang ke sini.

Padahal, usaha rental motor bergantung pada kedatangan turis di DIY.

Sebagian besar pesanan sewa motor juga sudah dibatalkan beberapa waktu lalu, seiring dengan kebijakan larangan mudik.

“Kami tetap optimis, setelah Lebaran ini grafik penyewa mulai naik. Selama turis boleh masuk ke DIY, pasti usaha kami akan jalan,” tambahnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved