Breaking News:

Penyekatan Mudik 2021

Hotel-Hotel di DI Yogyakarta Siapkan Kamar Karantina untuk Pemudik 

Kamar isolasi bagi pemudik ini hanya bisa dimanfaatkan bagi pemudik dengan hasil test PCR negatif COVID-19 namun terlanjur masuk wilayah DIY.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
Istimewa
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, Pembajun Setyaningastutie mengungkapkan, Dinkes DIY akan turut mengawasi hotel-hotel yang menyediakan layanan isoman.

Pengawasan dilakukan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY untuk memastikan bahwa pelaksanaannya sudah sesuai dengan prosedur.

"Kita diminta sampling ngecek, tapi tidak mungkin dari Dinkes sendiri. Jadi kita juga merapat bersama bidang penegakan hukum, bersama Satpol PP," ujarnya.

Menurut Pembajun, DPD PHRI DIY telah menyusun SOP terkait penerapan protokol kesehatan di hotel-hotel.

Baca juga: Renovasi, Shelter Asrama Haji Diistirahatkan Satu Bulan

Sehingga, dari Pemda DIY cukup memastikan apakah hotel-hotel tadi telah menjalankan SOP tersebut. 

Pasalnya, organisasi tersebut lebih memahami kondisi riil di lapangan.

Namun dalam proses penyusunannya, PHRI harus mematuhi unsur-unsur dalam 5M.

"Dinkes tidak pernah menyetir SOP-nya karena SOP di hotel bintang lima dan lain-lain beda dengan hotel melati. Tapi yang jelas 5M harus terlaksana," paparnya.

Pembajun merinci, ada 11 hotel yang rencananya akan dimanfaatkan untuk tempat isolasi mandiri.

Empat diantaranya, dikhususkan untuk warga negara asing (WNA) yang butuh menjalani karantina.

"Tapi sebenarnya penerbangan WNA kan juga masih terbatas," jelasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved