Breaking News:

Liga Champions

CHELSEA: Inilah Kunci Kesuksesan Tuchel Bawa The Blues ke Final Liga Champions

Sejak menggantikan Frank Lampard pada bulan Januari, pelatih asal Jerman tersebut telah mengalami perubahan nasib yang dramatis

Penulis: Joko Widiyarso
Editor: Joko Widiyarso
Glyn KIRK / AFP
Ekspresi Pelatih Chelsea Thomas Tuchel setelah Mason Mount (tak terlihat) mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Liga Champions UEFA antara Chelsea dan Real Madrid di Stamford Bridge di London Kamis 6 Mei 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM - Ketika Thomas Tuchel berjalan melewati pintu di tempat latihan Chelsea's Cobham untuk pertama kalinya pada 26 Januari, dia diam-diam yakin akan apa yang bisa dia capai di London barat.

Sejak menggantikan Frank Lampard pada bulan Januari, pelatih asal Jerman tersebut telah mengalami perubahan nasib yang dramatis, yang berujung pada kemenangan atas Real Madrid.

Meskipun tim barunya berada di urutan ke-10 di Liga Premier, dengan pemain baru yang berjuang untuk beradaptasi dan pertahanan yang sangat buruk, mantan pelatih Paris Saint-Germain itu yakin dia bisa membalikkan keadaan, dan dengan cepat.

Menjelang peringatan empat bulannya pada akhir Mei, dia akan mempersiapkan timnya untuk final Liga Champions.

Tuchel diharapkan dapat meningkatkan Chelsea, tetapi apa yang dia capai sangat luar biasa mengingat rendahnya kepercayaan diri skuad the Blues saat kedatangannya.

Gelandang Real Madrid, Eden Hazard mendapat penjagaan ketat dari pemain Chelsea pada semifinal leg kedua Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis (6/5).
Gelandang Real Madrid, Eden Hazard mendapat penjagaan ketat dari pemain Chelsea pada semifinal leg kedua Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis (6/5). (twitter.com/realmadrid)

Sebuah finis empat besar dan Piala FA juga bisa diamankan sebelum musim berakhir, tetapi membawa timnya ke acara pentas sepak bola Eropa di Istanbul pada 29 Mei akan menjadi tajuk utama paruh musim pertama Tuchel sebagai pelatih.

Penggemar Chelsea menyalakan api biru untuk memandu tim mereka memasuki stadion pada pertandingan leg kedua semifinal Rabu malam melawan Real Madrid, melakukan semua yang mereka bisa lakukan kecuali berada di dalam Stamford Bridge untuk menyemangati tim secara langsung.

Tim Chelsea yang tidak berpengalaman ini seharusnya tidak cocok untuk juara 13 kali, tetapi di kedua leg tim Liga Premier ini tampil dominan, dan seharusnya menang lebih dari skor agregat 3-1 akhirnya.

Semuanya terasa jauh dari hasil imbang 0-0 yang mengerikan dengan Wolves yang memulai masa jabatan Tuchel setelah pemecatan Frank Lampard.

"Ketika saya masuk, saya cukup senang dengan apa yang saya lihat dari sesi latihan pertama di depan Wolves," kata Tuchel, dikutip Tribun Jogja dari Goal Global.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved