Breaking News:

Poin-poin Aturan Pengetatan di Perbatasan Masuk Wilayah DIY, Termasuk untuk Para Penglaju

Ada beberapa aturan yang akan diterapkan petugas di titik penyekatan atau perbatasan masuk wilayah DIY.

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Gapura Perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten akan menjadi posko utam penyekatan bagi pemudik Idulfittri 1442 Hijriah atau 2021 Masehi. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluarkan surat edaran yang mengatur tentang pengetatan dan aturan perjalanan selama periode peniadaan mudik, 6 – 17 Mei 2021.

Aturan inipun akan resmi mulai diberlakukan pada Kamis (6/4/2021) besok, dan akan diterapkan di beberapa titik yang telah ditentukan.

Terutama di titik-titik perbatasan masuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Peraturan ini merupakan komitmen bersama untuk mengantisipasi naiknya kasus COVID-19 selama libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Baca juga: Halau Pemudik, Satpol PP DIY Terjunkan 96 Personel di Wilayah Perbatasan

Baca juga: Antisipasi Pemudik Nekat, Kalurahan di Sleman Harus Sediakan Tempat Karantina, Ini Kriterianya

Tribun Jogja melansir dari akun instagram humas Pemda DIY, @humasjogja,  ada beberapa aturan yang akan diterapkan petugas di titik penyekatan atau perbatasan masuk wilayah DIY

Selain itu, ada pula aturan bagi para penglaju yang harus melakukan perjalanan karena kepentingan pekerjaan di wilayah Yogyakarta.

Berikut poin-poin aturannya :

1. Akan dilakukan penyekatan pemudik pada 6 Mei hingga 17 Mei 2021 di perbatasan DIY-Jateng (Temon, Prambanan dan Tempel) selama 24 jam.

2. Kabupaten yang saling berbatasan agar melakukan penyekatan di jalur-jalur alternatif.

3. Penglaju (Pekerja Antarwilayah) yang berasal dari DIY-Jateng diperbolehkan melintas perbatasan.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved