Breaking News:

Kemenag DIY Melarang Masyarakat di Wilayah Zona Merah Covid-19 Menggelar Takbiran di Masjid

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melarang adanya aktivitas takbir keliling di jalan saat malam hari

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melarang adanya aktivitas takbir keliling di jalan saat malam hari.

Kemenag hanya membolehkan perayaan malam takbiran saat Idulfitri 1442 H dilakukan di dalam masjid.

Kepala Kanwil Kemenag DIY Edhi Gunawan mengatakan, instruksi itu disesuaikan dengan arahan dari Kemenag Pusat dan telah ditindak lanjuti oleh pemangku kebijakan di DIY.

Baca juga: Pemain PSIM Yogyakarta Dadang Tri Sismon Pulang Kampung di Libur Latihan, Ingin Kumpul Keluarga 

Meski membolehkan masyarakat melaksanakan takbiran di dalam masjid, akan tetapi Kemenag menerapkan pengecualian yakni, bagi wilayah zona merah Covid-19 di DIY tidak diperkenankan menggelar takbiran di dalam masjid.

"Takbir keliling tidak diperbolehkan. Arahan Kemenag memang begitu. Boleh takbiran tapi di dalam masjid, itu pun untuk wilayah zona merah Covid-19 juga tidak kami perkenankan," jelasnya, kepada Tribun Jogja, Rabu (5/5/2021).

Edhi menambahkan, pada prinsipnya seluruh kegiatan saat perayaan Idulfitri dapat dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Baca juga: NA Sering Curhat ke R Saat di Salon, Polisi Akui Kesulitan Ungkap Dalang di Balik Paket Sate Maut

Termasuk masyarakat yang hendak melakukan sambang saudara atau silaturahmi saat Idulfitri juga tidak dibolehkan apabila wilayah tersebut termasuk zona merah Covid-19.

"Termasuk salat Idulfirti juga akan dilakukan pengawasan sesuai prokes. Pada prinsipnya harus mematuhi prokes yang ada," katanya. (Hda)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved