Breaking News:

Jelang Lebaran dan Kenaikan Isa Almasih, Polres Kulon Progo Gelar Operasi Ketupat 2021

Kepolisian resor (Polres) Kulon Progo menggelar apel pasukan operasi Ketupat 2021 dalam rangka menyambut lebaran dan hari kenaikan Isa Almasih. 

TRIBUNJOGJA/ Sri Cahyani Putri
Bupati Kulon Progo, Sutedjo melakukan cek personil di Halaman Mapolres Kulon Progo. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kepolisian resor (Polres) Kulon Progo menggelar apel pasukan operasi Ketupat 2021 dalam rangka menyambut lebaran dan hari kenaikan Isa Almasih. 

Operasi ini bertujuan untuk mewujudkan situasi yang kondusif dan meminimalisir timbulnya klaster penyebaran Covid-19. 

Kapolres Kulon Progo, AKBP Tartono mengatakan total pasukan yang dikerahkan dalam operasi ketupat ini sebanyak 295 personil. 

Baca juga: CATAT! Mulai Besok Polisi Akan Jaga Perbatasan DIY-Jateng Selama 24 Jam Untuk Halau Pemudik

Terdiri dari 184 personil Polri dan 111 personil gabungan lainnya. 

"Kami juga mendirikan dua pos pengamanan (pospam) di Pasar Baru Sentolo dan Temon. Serta pos pantau di tempat wisata seperti di Glagah dan Kalibiru," ucapnya usai apel operasi ketupat di Halaman Mapolres Kulon Progo, Rabu (5/5/2021). 

Selain pengawasan lebaran, Polres Kulon Progo juga melakukan pengawasan saat perayaan kenaikan Isa Al Masih pada Kamis (13/5/2021) di tempat-tempat ibadah yang berada di wilayah Kulon Progo. 

Sementara bupati Kulon Progo, Sutedjo menambahkan potensi sumber daya manusia (SDM) untuk melakukan pengawasan di Kulon Progo sangat memadai. 

Seperti dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kulon Progo. 

Namun demikian, Sutedjo mengimbau agar warga Kulon Progo yang berada di perantauan untuk tidak mudik seperti tahun sebelumnya. 

"Tentu kami mendukung aturan larangan mudik. Sebab naluri bertemu dengan keluarga setelah lama tidak bertemu kemudian berpelukan dan berkumpul dengan tidak sesuai protokol kesehatan (prokes) menjadi kekhawatiran tersendiri karena dapat menjadi penyebaran Covid-19," ucapnya. 

Baca juga: Target Sate Beracun Jarang Terlihat di Rumahnya, Ketua RT Tahu Pekerjaan Tomy dari KTP

Bagi warga perantauan yang terlanjur mudik ke Kulon Progo, Sutedjo meminta untuk satuan tugas (satgas) di tingkat kalurahan bahkan RT melakukan pengawasan di wilayahnya masing-masing. 

Mereka yang terlanjur mudik juga tidak boleh melakukan aktivitas yang menimbulkan kerumunan bahkan sulit untuk menjaga jarak. 

Kendati demikian, ia berharap mereka dipastikan terbebas dari virus corona. (scp) 

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved