Breaking News:

CATAT! Mulai Besok Polisi Akan Jaga Perbatasan DIY-Jateng Selama 24 Jam Untuk Halau Pemudik

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan, penjagaan di perbatasan wilayah itu bertujuan untuk mencegah masyaraka

TRIBUNJOGJA/ Miftahul Huda
Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadi memberikan keterangan saat jumpa pers persiapam Ops Ketupat Progo 2021, Kamis (5/5/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Larangan mudik lebaran tahun 2021 resmi diberlakukan mulai Kamis (6/5/2021).

Sebagai persiapannya, jajaran kepolisian dari Polda DIY baru saja menggelar apel gelar pasukan ops Ketupat Progo 2021.

Gelar pasukan dilakukan untuk menyiapkan seluruh personil yang nantinya akan disiagakan di perbatasan DIY-Jawa Tengah (Jateng).

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan, penjagaan di perbatasan wilayah itu bertujuan untuk mencegah masyarakat supaya tidak mudik ke kampung halaman di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: UIN Sunan Kalijaga Resmikan Kemitraan Eduwisata di Kebun Buah Desa Bendosari

Operasi Ketupat Progo 2021 itu akan digelar mulai 6 hingga 17 Mei 2021, dengan melibatkan 1399 personil yang tersebar di Polres yang ada di wilayah DIY.

"Polda DIY Serentak melakukan operasi Ketupat Progo mulai besok. Itu dimaksudkan untuk mengendalikan, dan mencegah meningkatnya angka Covid-19, untuk itu ada tindakan tegas," katanya, usai menggelar apel di halaman Polda DIY, Rabu (5/5/2021)

Iwan menambahkan, dalam menjalankan operasi tersebut, Polda akan melakukan pengamanan secara preentif dan preventif dengan disertai penegakan hukum jika terjadi pelanggaran masyarakat.

Terkait cara penindakan yang akan dilakukan oleh para petugas di lapangan, Iwan menyampaikan untuk di 10 titik pos penyekatan, akan dilakukan seleksi kendaraan yang diduga datang dari luar kota untuk mudik.

"Cara betindak di pos penyekatan Gunungkidul, Tempel, Prambanan, Kulon Prpgo, Bantul dan Jogja itu kami seleksi kendaraan yang datang dari luar kota kemudian kami periksa apakah sudah sesuai ketentuan. Jika ditengarai mudik maka kami suruh putar balik," tegas dia.

Baca juga: Target Sate Beracun Jarang Terlihat di Rumahnya, Ketua RT Tahu Pekerjaan Tomy dari KTP

Ia melanjutkan, mulai besok penjagaan 24 jam di perbatasan akan diberlakukan oleh pihak kepolisian dan personil gabungan.

Begitu juga dengan jalur-jalur alternatif yang ada di wilayah DIY ikut dilakukan penjagaan serta patroli dari pos pelayanan terpadu.

"Tanggal 6 akan dimulai penjagaan 24 jam. Di pos terpadu 10 titik penyekatan. Jalur alternatif kami tidak memberikan ruang gerak bagi pemudik. Karena ada patroli dari satgas bantuan," pungkasnya. (hda)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved