Breaking News:

Bagian Roket Long March 5B China Jatuh ke Bumi Pekan Ini, Meluncur Tak Terkendali

Bagian Roket Long March 5B China Jatuh ke Bumi Pekan Ini, Bisa Jatuh Tak Terkendali

Editor: Hari Susmayanti
AP PHOTO/GUO WENBIN
Dalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita Xinhua ini, modul inti stasiun luar angkasa Tiongkok, Tianhe, pada roket Long March-5B Y2 dipindahkan ke area peluncuran Situs Peluncuran Pesawat Luar Angkasa Wenchang di Provinsi Hainan China selatan pada (23/4/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, LONDON - Bagian roket Long March 5B China mengancam keselamatan warga jika jatuh di kawasan pemukiman.

Sebab, bagian roket besar yang meluncurkan stasiun luar angkasa milik China, Tianhe, akan jatuh kembali ke Bumi minggu ini.

Titik lokasi pendaratannya pun tidak diketahui karena meluncur ke bumi tanpa kontrol.

Beberapa ahli khawatir itu bisa mendarat di daerah berpenghuni.

Benda yang memiliki berat 21 ton itu, diperkirakan akan menjadi salah satu benda terbesar yang masuk kembali ke atmosfer bumi, tanpa kontrol.

Inti roket Long March 5B setinggi 30 meter meluncurkan modul inti tak berawak "Heavenly Harmony" (bagian awal stasiun luar angkasa Tianhe), ke orbit rendah Bumi pada 29 April dari Wenchang di provinsi Hainan China.

Roket Long March 5B, sebagai pendorongnya, kemudian dengan sendirinya memasuki orbit.

“Ini berpotensi tidak baik,” kata Jonathan McDowell, Ahli Astrofisika di Pusat Astrofisika di Universitas Harvard.

“Terakhir kali mereka (China) meluncurkan roket Long March 5B, itu berakhir dengan batang logam besar yang panjang terbang melintasi langit, dan merusak beberapa bangunan di Pantai Gading,” katanya.

Baca juga: Pesawat Luar Angkasa China, Tianwen-1 Diluncurkan, Diperkirakan Capai Mars pada Februari 2021

“Sebagian besar terbakar, tapi ada potongan logam yang sangat besar yang menghantam tanah. Kami sangat beruntung tidak ada yang terluka."

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved