Breaking News:

Viral Video Pria Mengumpat ke Pengunjung Mal Pakai Masker di Surabaya, Begini Nasibnya Sekarang

Viral video pria menggendong bayi mengumpat kepada pengunjung mal di Surabaya.

Kompas.com/Ghinan Salman
Putu Aribawa,pelaku yang mengumpat pengunjung lain di salah satu mal di Surabaya karena pakai masker ditangkap Satreskrim Polrestabes Surabaya, Selasa (4/5/2021). 

Eddy mengatakan tindakan yang telah dilakukan Putu sudah melanggara protokol kesehatan prokes dan termasuk pelanggaran berat.

"Menurut Perwali, apa yang dilakukan (pelaku) ini adalah pelanggaran yang berat dalam prokes, karena dia memprovokasi, mengajak atau menghasut masyarakat untuk tidak memakai masker," kata Eddy.

Putu Aribawa,pelaku yang mengumpat pengunjung lain di salah satu mal di Surabaya karena pakai masker ditangkap Satreskrim Polrestabes Surabaya, Selasa (4/5/2021).
Putu Aribawa,pelaku yang mengumpat pengunjung lain di salah satu mal di Surabaya karena pakai masker ditangkap Satreskrim Polrestabes Surabaya, Selasa (4/5/2021). (Kompas.com/Ghinan Salman)

Saat ditanya kesediannya melayani warga gangguan jiwa di Liponsos Keputih, Putu Aribawa menyatakan bersedia menjalani sanksi yang diberikan Satgas Covid-19 Kota Surabaya.

Baca juga: Kronologi Perawat Berparas Cantik Dibakar Hidup-hidup oleh Pria Tak Dikenal di Malang

Baca juga: Viral Foto NA Pengirim Sate Beracun Pakai Daster di Sel, Begini Penjelasan Polres Bantul

"Saya siap," kata Putu.

Sambil tertunduk, ia pun mengakui kesalahannya di hadapan khalayak dan meminta maaf kepada masyarakat di Indonesia, khususnya Kota Surabaya.

Ia juga menjelaskan motifnya yang iseng dan diupload di media sosial secara sadar.

"Enggak ada sama sekali niatan untuk memakai masker dan terlalu frontal untuk mengatai mereka bodoh dan tolol. Saat itu saya sesudah makan dengan adik saya, tidak ada tujuan, seperti viral, saya upload dimedia sosial itu saya lakukan secara sadar," ujarnya.

"Saya meminta maaf kepada masyarakat yang sudah melihat video saya, saya minta maaf, khususnya kepada warga Kota Surabaya," kata dia.(*)

Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved