Breaking News:

Mudik 2021

Peraturan Masuk Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta Jelang Larangan Mudik

Jajaran Kepolisian Resor Sleman, mengaku akan langsung meminta putar balik bagi pemudik yang kedapatan melintas di wilayah Bumi Sembada

Tribunjogja/ Christi Mahatma Wardhani
Polisi sosialisasi larangan mudik kepada pengendara di simpang empat Gose, Bantul, Kamis (22/04/2021). 

Terdiri dari Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol-PP, Dinas Kesehatan, Pramuka hingga Senkom mitra Polri.

Mereka akan bertugas di pos penyekatan secara shifting. Dalam sehari, ada tiga kali shift.

Adapun untuk waktu penyekatan, menurut Anang bersifat situasional.

Petugas tidak akan memberikan kepastian waktu dalam melakukan operasi penyekatan.

"Jamnya kami rahasiakan. Sewaktu-waktu," kata dia.

Pos di Tempel dan Prambanan, bertugas melakukan penyekatan, sementara tiga pos lainnnya, di Gamping, Kaliurang dan Ambarukmo bertugas sebagai pos pelayanan.

Di mana pos tersebut mengampu tempat wisata dan kelancaran arus lalu lintas.

Nantinya, apabila terjadi kepadatan di jalur wisata, maka ada rekayasa arus lalu lintas yang telah disiapkan.

Kata Anang, kendaraan akan diprioritaskan dengan tidak mengikuti traffic light. "Rekayasa lalulintas ini melihat situasional," kata dia.

Sementara itu, Kapolres Sleman AKBP Anton Firmansyah mengatakan, pihaknya menyiagakan 213 personel gabungan.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved