Breaking News:

Kota Yogyakarta

Pasar Beringharjo Makin Bergeliat Jelang Lebaran, Pedagang : Masih Jauh dari Sebelum Pandemi

Larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah pusat berdampak pada perputaran ekononomi pedagang.

Tribunjogja/ Santo Ari
Aktivitas di Pasar Beringharjo, Senin (26/10/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM - Meski Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta menyebut sudah mulai muncul lonjakan pengunjung di Pasar Beringharjo, para pedagang merasa kondisinya masih jauh dari masa-masa normal sebelum pandemi COVID-19.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Barat, Bintoro mengatakan, larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah pusat berdampak pada perputaran ekononomi pedagang.

Sebab, otomatis tamu dari luar kota menurun drastis.

"Sekarang belum ada kenaikan signifikan. Kondisinya masih sangat berbeda, dengan tahun-tahun sebelumnya, sebelum muncul pandemi COVID-19," katanya, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Lonjakan Pengunjung Pasar Beringharjo, Dinas Perdagangan Kesulitan Menerapkan Jaga Jarak

Sebagai pedagang batik, yang konsumennya rata-rata adalah tamu dari luar kota, jelas sangat terdampak aturan larangan mudik tersebut.

Alhasil, pihaknya pun tak ikut merasakan manisnya peningkatan omzet menjelang lebaran ini.

"Kalau yang di (Berinharjo) Barat, yang ramai sekarang itu, ya pakaian-pakaian biasa, lalu busana muslim, atau peralatan ibadah. Kalau batik, belum begitu ramai," terangnya.

"Setelah lebaran pun kami tidak yakin, masih fifty-fifty, bisa ramai atau tidak, karena ada larangan mudik. Kalau harapan kami, ya bisa ramai, meski tak seramai sebelum pandemi. Paling tidak bisa 40 persennya lah," imbuh Bintoro.

Baca juga: Menuju Pasar Beringharjo Menjadi Pasar Era Digital, Ini Perjuangan Relawan yang Dampingi Pelaku UMKM

Oleh sebab itu, ia merasakan, antusiasme tak seperti tahun-tahun sebelumnya, dimana para pedagang selalu menyambut momen Idulfitri dengan penuh optimisme.

Bahkan, untuk menambah stok komoditi pun dirinya merasa ragu.

"Ya, ada (penambahan stok) tapi tidak seberapa. Sebenarnya sebelum puasa kemarin, waktu liburan itu, kondisinya sudah lumayan ramai. Tapi, begitu puasa langsung sepi. Sabtu Minggu pun tidak bisa dijagakne," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved