Breaking News:

Jelang Pemberlakuan Larangan Mudik Lebaran, 452 Pemudik Terpantau Masuk Klaten

Sebanyak 452 pemudik dari berbagai wilayah di Indonesia dilaporkan telah pulang kampung ke Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Petugas kepolisian mengecek surat-surat pengendara yang melintas di perbatasan Jateng-DIY di Prambanan, Klaten, Jumat (30/4/2021). 

Perempuan yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Camat Prambanan tersebut, mengatakan jika 2 desa yang sudah kedatangan pemudik tersebut yakni Desa Kotesan dan Desa Randusari.

Adapun di Desa Kotesan terdapat 6 pemudik yang berasal dari Medan, Sumatera Utara, Tanahbumbu, Kalimantan Selatan dan Sukabumi, Jawa Barat.

"Sementara untuk Desa Randusari ada dua pemudik.  Semua pemudik ini memiliki surat-surat perjalanan seperti surat negatif tes rapid antigen dan surat perjalanan dari desa tempat ia merantau," ucapnya.

Meski memiliki persyaratan lengkap, lanjut Puspa, semua pemudik saat ini tetap menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing selama 5x24 jam dan diawasi oleh Satgas desa setempat.

Menurutnya, di Kecamatan Prambanan terdapat sekitar 1000 masyarakatnya yang bekerja di perantauan. Adapun perantau paling banyak itu berasal dari Desa Kemudo, dan Desa Kebondalem Kidul.

Disinggung terkait kesiapan ruang karantina mandiri  bagi pemudik di desa-desa yang ada di Kecamatan Prambanan, Puspa mengaku jika semua desa telah mempersiapkannya.

Baca juga: Antisipasi Pemudik Nekat, Kalurahan di Sleman Harus Sediakan Tempat Karantina, Ini Kriterianya

"Untuk ruang karantina pihak desa sudah menyiapkan, kita di kecamatan sudah  berkoordinasi, ada yang ruang serbaguna, rumah tinggal, hingga gedung di desa yang jiga disiapkan untuk karantina," ucapnya.

Terpisah, Kepala Desa Kemudo, Hermawan Kristanto mengaku jika pihaknya telah menyiapkan ruang karantina mandiri yang terpusat di komplek balai desa setempat.

Ruang karantina itu sanggup untuk menampung sebanyak 6 orang pemudik.

"Sejauh ini di desa kita belum ada pemudik yang datang. Untuk ruang karantina sudah kita siapkan jauh-jauh hari," ucapnya pekan lalu. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved