Breaking News:

Dua Desa di Prambanan Klaten Sudah Kedatangan Pemudik, Satgas COVID-19: Semuanya Karantina

Sejumlah pemudik mulai berdatangan ke Kabupaten Klaten menjelang diberlakukannya pelarangan mudik Idulfitri 1442 Hijriah pada Kamis

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Plt Camat Prambanan, Puspa Enggar Hastuti 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sejumlah pemudik mulai berdatangan ke Kabupaten Klaten menjelang diberlakukannya pelarangan mudik Idulfitri 1442 Hijriah pada Kamis (6/5/2021) hingga Jumat (21/5/2021) mendatang.

Meski demikian, jumlah kedatangan para pemudik tersebut dinilai masih minim.

Seperti halnya di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, dari 16 desa yang ada di kecamatan itu, terdapat 2 desa yang sudah kedatangan pemudik dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: UPDATE Peta Sebaran Covid-19 Selasa 4 Mei 2021 Pagi Ini: Data Penambahan Kasus Baru di 34 Provinsi

"Berdasarkan data Senin, laporan yang masuk ke kita itu baru ada 2 desa yang kedatangan pemudik, itu pun jumlahnya tidak banyak, hanya sedikit," ujar Ketua Satgas PP COVID-19 Kecamatan Prambanan, Puspa Enggar Hastuti, Selasa (4/5/2021).

Perempuan yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Camat Prambanan tersebut mengatakan, jika 2 desa yang sudah kedatangan pemudik itu yakni Desa Kotesan dan Desa Randusari.

Adapun di Desa Kotesan terdapat 6 pemudik yang berasal dari Medan, Sumatera Utara, Tanahbumbu, Kalimantan Selatan dan Sukabumi, Jawa Barat.

"Sementara untuk Desa Randusari ada dua pemudik. Semua pemudik ini memiliki surat-surat perjalanan seperti surat negatif tes rapid antigen dan surat perjalanan dari desa tempat ia merantau," ucapnya.

Meski memiliki persyaratan lengkap, lanjut Puspa, semua pemudik saat ini tetap menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing selama 5x24 jam dan diawasi oleh Satgas desa setempat.

Menurutnya, di Kecamatan Prambanan terdapat sekitar 1000 masyarakatnya yang bekerja di perantauan. Adapun perantau paling banyak itu berasal dari Desa Kemudo, dan Desa Kebondalem Kidul.

Disinggung terkait kesiapan ruang karantina mandiri bagi pemudik di desa-desa yang ada di Kecamatan Prambanan, Puspa mengaku jika semua desa telah mempersiapkannya.

Baca juga: Peringatan Cuaca BMKG Hari Ini Selasa 4 Mei 2021: 18 Wilayah Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

"Untuk ruang karantina pihak desa sudah menyiapkan, kita di kecamatan sudah  berkoordinasi, ada yang ruang serbaguna, rumah tinggal, hingga gedung di desa yang juga disiapkan untuk karantina," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kemudo, Hermawan Kristanto mengaku jika pihaknya telah menyiapkan ruang karantina mandiri yang terpusat di komplek balai desa setempat.

Ruang karantina itu sanggup untuk menampung sebanyak 6 orang pemudik.

"Sejauh ini di desa kita belum ada pemudik yang datang. Untuk ruang karantina sudah kita siapkan jauh-jauh hari," ucapnya pekan lalu. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved