Breaking News:

Dejan Antonic Kunjungi Akademi PSS di Sela-Sela Liburan, Berikan Coaching Clinic

Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic mengisi hari libur dengan mengunjungi sesi latihan Akademi PSS untuk memberikan coaching clinic bagi para

Dok PSS Sleman
Dejan Antonic bersama pelatih Akademi PSS Sleman saat memberikan coaching clinic bagi para pemain muda Akademi PSS, Senin (3/5/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic mengisi hari libur dengan mengunjungi sesi latihan Akademi PSS untuk memberikan coaching clinic bagi para pemain muda di sana.

Pelatih asal Serbia itu menekankan pada pemain muda agar bisa konsisten dengan proses yang dijalani, supaya di kemudian hari dapat menjadi pesepakbola profesional. 

Menurut Dejan, hal itu memang bakal melewati jalanan yang cukup terjal dan berliku, namu hal itu merupakan bagian dari proses karier yang harus dilewati.

“Anak-anak sudah disiplin, punya semangat yang besar saat ini, dan itu sudah cukup bagus. Sepakbola memang tidak mudah untuk pemain muda tapi semoga mereka dapat menjadi profesional nantinya,” ujar Dejan saat berbicara di hadapan pemain Akademi PSS dalam sesi latihan yang diadakan di Lapangan Pugeran, Sleman pada Senin (03/05/2021) sore. 

Baca juga: Antisipasi Pemudik Nekat, Kalurahan di Sleman Harus Sediakan Tempat Karantina, Ini Kriterianya

Kedatangan Dejan pun pun disambut dengan antusias oleh para pelatih maupun pemain.

“Saya mau membantu anak-anak, coach dan staff di sini, karena ini penting buat PSS juga penting untuk tim kita. Tadi saya bilang, semoga kita semakin punya banyak pemain muda. Saya mendengar banyak pemain bagus di sini dan semoga bisa ikut sama kita (tim senior) nanti,” tuturnya.

Bagi Dejan, Akademi PSS juga merupakan lumbung pemain muda berbakat yang punya kesempatan besar promosi ke tim utama PSS. 

Saat ini ada beberapa nama pemain muda yang sudah berhasil promosi dan mengisi slot dalam tim utama PSS. Diantaranya adalah Bagas Umar, Wahyu Boli, Ifan Nanda, Dimas Fani dan Saddam Gaffar.

Namun, jika melihat penampilan di Piala Menpora 2021 kemarin, pemain PSS yang murni jebolan akademi belum bisa berbicara banyak. Hanya satu nama, Saddam Gaffar yang berhasil tembus menjadi skuat inti, terlebih ia menorehkan catatan apik, hingga dirinya kembali dipanggil Timnas Indonesia.

Baca juga: Pemkot Magelang Larang ASN dan Keluarga untuk Melakukan Perjalanan Mudik 2021

Meski begitu, perjalanan mereka masih cukup dini untuk dinilai tidak bisa bersaing dengan pemain lainnya di PSS. Tapi tidak pula optimis jika para pemain muda tersebut jarang mendapat waktu bermain reguler.

Kerja keras yang perlu dilakukan oleh para pemain juga perlu diiringi kepercayaan pelatih untuk menurunkan mereka dalam sebuah pertandingan resmi.

“Kedatangan saya ini tak cuma satu kali saja, tapi pasti habis lebaran saya ikut bukan cuma latihan tapi juga ada uji coba pertandingan. Komunikasi saya dengan tim pelatih juga bagus. Nantinya kita akan pilih siapa yang bagus dan mendapat kesempatan untuk latihan dengan first team,” tegas Dejan.

Menutup sesi latihan, Dejan juga sempat mengutarakan kesan pertamanya menyaksikan para penggawa Super Elja muda berlatih. Menurutnya, sikap disiplin dan semangat besar sudah dimiliki oleh anak-anak asuh Guntur Cahyo Utomo ini. (tsf)

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved