Breaking News:

Update Corona di DI Yogyakarta

BREAKING NEWS : 10 Kapanewon di Sleman Zona Merah 

Kesepuluh Kapanewon zona merah tersebut, antara lain, Turi, Tempel, Sleman, Mlati, Moyudan, Gamping, Depok, Berbah, Prambanan dan Kalasan.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kasus penularan Coronavirus disease-2019 (COVID-19) di Kabupaten Sleman kembali meningkat.

Peta epidemiologi zonasi penularan yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan, tanggal 1 Mei 2021, menyebutkan ada 10 Kecamatan (Kapanewon) yang saat ini dinyatakan zona merah atau resiko penularan tinggi. 

"Iya. Sekarang ada 10 Kapanewon zona merah," kata Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo, Selasa (4/5/2021). 

Kesepuluh Kapanewon zona merah tersebut, antara lain, Turi, Tempel, Sleman, Mlati, Moyudan, Gamping, Depok, Berbah, Prambanan dan Kalasan.

Baca juga: Zona Oranye dan Merah Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta Meningkat

Di samping itu, ada lima Kapanewon masuk zona orange atau risiko penularan sedang, yaitu Cangkringan, Ngemplak, Ngaglik, Seyegan, dan Minggir.

Sementara ini, tidak ada yang masuk kategori zona hijau.

"Dua Kapanewon lainnya, yaitu Godean dan Pakem, zona kuning," jelas dia. 

Joko berharap warga tetap disipilin, menerapkan Protokol Kesehatan dengan ketat.

Sebab, menurut dia, penambahan rata-rata kasus di Bumi Sembada sekarang tinggi.

Meksipun, memang belum setinggi saat bulan Januari lalu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved