Breaking News:

Aktivitas Belanja Kebutuhan Lebaran Mulai Ramai, Satpol PP Gunungkidul Rencanakan Patroli

Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perda Satpol-PP Gunungkidul, Sugito mengatakan pihaknya tengah merencanakan adanya patroli di pusat-pusat keramaian

TRIBUNJOGJA/ Alexander Ermando
Aparat kepolisian berkeliling di Pasar Argosari Wonosari, Gunungkidul sembari mengimbau pengunjung mematuhi protokol kesehatan lewat pengeras suara. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Menjelang Idulfitri, warga Gunungkidul mulai memadati sejumlah pusat perbelanjaan. Mereka mulai berbelanja berbagai kebutuhan untuk Lebaran nanti.

Adanya peningkatan ini juga berpotensi memunculkan kluster baru COVID-19 dengan adanya kerumunan.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gunungkidul pun berupaya melakukan antisipasi.

Baca juga: Larangan Mudik Pengaruhi Daya Beli Bahan Pokok Masyarakat di DI Yogyakarta Jelang Lebaran

Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perda Satpol PP Gunungkidul, Sugito mengatakan pihaknya tengah merencanakan adanya patroli di pusat-pusat keramaian jelang Lebaran.

"Sudah ada rencana untuk operasi, tapi kami masih menyesuaikan jadwalnya," katanya dihubungi pada Selasa (04/05/2021).

Menurut Sugito, pihaknya juga masih melakukan kegiatan lain terkait pengawasan kepatuhan protokol kesehatan (prokes) ini. Itu sebabnya diperlukan penyesuaian jadwal.

Selama bulan Ramadan ini, Satpol PP Gunungkidul melakukan Operasi Cipta Kondisi. Adapun sasaran operasi berupa fasilitas umum dan berbagai tempat hiburan.

"Operasi itu kami lakukan hingga mendekati Lebaran nanti," jelas Sugito.

Sebelumnya, Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto telah meminta warganya untuk tetap waspada saat berbelanja kebutuhan Lebaran. Pasalnya saat ini masih dalam situasi pandemi COVID-19.

Ia pun meminta masyarakat tetap disiplin dan membiasakan diri dengan prokes. Terutama dalam penggunaan masker hingga menghindari kerumunan massa.

"Ini juga berlaku bagi para pedagang, tak hanya masyarakat yang jadi pembeli," ujar Heri.

Baca juga: Ketua RT Ungkap Tentang Status NA, Wanita Pengirim Sate Beracun yang Tewaskan Bocah di Bantul

Pada sisi lain, ia juga meminta pedagang tidak menaikkan harga lebih dari seharusnya. Sebab meski mulai pulih, kondisi ekonomi saat ini belum sepenuhnya kembali normal.

Heri pun meminta warga sebagai konsumen aktif melaporkan jika mengalami kesulitan saat berbelanja. Antara lain dalam hal harga hingga ketersediaan barang kebutuhan.

"Kami akan terus memantau situasi pasar, termasuk mendengarkan laporan dari masyarakat," katanya. (alx)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved