Liga Italia

INTER MILAN Raih Scudetto ke-19, Begini Ceramah Panjang Lebar Steven Zhang

Dengan sisa empat pertandingan lagi, koleksi poin skuad besutan Antonio Conte itu sudah tidak bisa dikejar lagi oleh para pesaingnya.

Twitter @Inter
Inter Milan Scudetto Serie A 2020-2021 

TRIBUNJOGJA.COM- Inter Milan resmi mengakhiri puasa gelar selama 11 tahun setelah meraih scudetto ke-19 di Liga Italia Serie A 2020/2021.

Gelar juara Inter dipastikan setelah Atalanta gagal meraih poin penuh di kandang Sassuolo, Minggu (2/5/2021) malam WIB, pada lanjutan giornata ke-34 Serie A 2020-2021.

Atalanta hanya bisa membawa pulang hasil imbang 1-1.

Dengan hasil imbang yang diraih Atalanta, raihan poin Inter Milan di klasemen Liga Italia pun sudah tidak bisa dikejar lagi.

Hingga pekan ke-34, Inter kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 82 poin, unggul 13 angka atas Atalanta yang berada di posisi kedua.

Adapun, perolehan poin Atalanta sama dengan AC Milan yang menghuni peringkat ketiga.

Dengan sisa empat pertandingan lagi, koleksi poin skuad besutan Antonio Conte itu sudah tidak bisa dikejar lagi oleh para pesaingnya.

"Ini sangat emosional, dan momen yang istimewa bagi semua orang yang terlibat dalam proyek ini dan yang telah bersama kami dalam perjalanan ini.

"Pertama-tama saya ingin berterima kasih kepada para pendukung, kepada mereka yang bekerja dengan kami dan tentunya kepada pelatih kami,

"Antonio Conte, dan para pemain yang telah bekerja sangat keras untuk membawa pulang gelar ini," ujar presiden klub Inter, Steven Zhang dilansir Tribun Jogja dari laman resmi klub.

"Selanjutnya, saya ingin berterima kasih kepada para karyawan dan direktur, kedua direktur pelaksana, yang telah mendukung saya tahun ini dan lima tahun sebelumnya.

"Semua yang telah menjadi bagian dari proyek ini, yang telah bekerja bersama kami tidak hanya tahun ini tetapi juga juga di masa lalu. Saya pikir mereka semua adalah bagian dari Scudetto ini dan gelar ini milik mereka semua. Terima kasih banyak untuk mereka semua," lanjutnya.

Inter Milan Scudetto Serie A 2020-2021
Inter Milan Scudetto Serie A 2020-2021 (Twitter @Inter)

"Terima kasih juga diperuntukkan kepada mereka yang tak hanya berada di Klub, tetapi juga kepada semua yang percaya pada saya dan telah memberi saya kehormatan untuk memimpin Klub ini serta telah memberikan kepercayaan kepada tim untuk mendapatkan gelar ini.

"Terima kasih khusus kepada ayah saya dan kepada Massimo Moratti, yang telah membimbing saya selama bertahun-tahun, mendukung saya dari sudut pandang emosional dan mental serta membantu saya memahami apa itu Inter," tambahnya.

Terakhir, lanjut Zhang, ia berterima kasih kepada para pendukung, yang mencintai olahraga ini dan Inter yang mereka terus ikuti.

Ia berharap kegembiraan di masa yang sulit ini dapat memberikan sedikit energi positif kepada semua orang.

"Ini adalah hari yang spesial. Saat berbicara kepada para pemain usai kemenangan atas Crotone, saya memberitahu mereka bahwa saya hampir tak bisa membayangkan hal ini akan terjadi.

"Kami bisa sampai pada posisi ini berkat kerja keras yang dilakukan selama beberapa bulan dan tahun terakhir. Tidak ada kata dalam realita dan pengalaman yang saya miliki, yang bisa saya gunakan untuk menggambarkan semua ini," ujar Steven Zhang.

Steven Zhang berujar, kebanggaan dan Scudetto ini didedikasikan untuk mereka para anggota dewan, serta beberapa karyawan.

Sebab tanpa mereka dan semua orang di balik layar, hal ini mustahil untuk dicapai.

"Kami meraih banyak sekali poin dan setiap poin mewakili tak hanya mereka yang berada di atas lapangan, namun juga mereka yang bekerja di balik layar, di bangku pemain pengganti, dan mereka yang menyaksikan kami melalui televisi," ujar Steven Zhang.

"Kepada semua penggemar kami di seluruh penjuru dunia, di Milan dan di Italia, Scudetto ini untuk kalian. Hal ini didedikasikan untuk kalian dan kami harap hal ini dapat membawa kebahagiaan dan harapan. Kami harap hal ini menunjukkan nilai dari kerja keras," lanjutnya.

"Masa depan Inter, proyek, dan dunia Inter masih sama seperti selama 100 tahun dan akan selalu seperti itu. Tujuan kami adalah menyebarkan energi positif, harapan, inklusivitas, dan ide-ide inovatif kepada orang-orang yang mengikuti kami.

"Tidak penting jika Anda adalah penggemar Inter, penggemar sepak bola, atau bahkan bukan penggemar berat olahraga; semua yang kami lakukan, pesan yang kami sampaikan, dan proyek kami akan mengandung nilai-nilai ini," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM/ HAN)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved